PangkalpinangPolitik, Hukum & Kriminal

Pastikan Nataru Aman, Gubernur Babel Resmikan Taman BhayPark dan Tinjau Pos Pengamanan

×

Pastikan Nataru Aman, Gubernur Babel Resmikan Taman BhayPark dan Tinjau Pos Pengamanan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani menunjukkan kepemimpinan yang responsif dengan turun langsung ke lapangan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel, Gubernur mengikuti rangkaian agenda strategis pada Rabu malam (31/12/2025).

Agenda diawali dengan keikutsertaan Gubernur dalam Monitoring Nasional Malam Pergantian Tahun pada Operasi Lilin 2026 melalui zoom virtual. Kegiatan ini diikuti seluruh gubernur se-Indonesia, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Polri, TNI, serta unsur Forkopimda, sebagai upaya memastikan stabilitas nasional tetap terjaga di malam pergantian tahun.

Usai kegiatan nasional, Gubernur bersama Forkopimda Babel meresmikan Revitalisasi Taman BhayPark Polda Babel di kawasan Air Itam, Pangkalpinang. Peresmian dilakukan bersama Kapolda Babel, Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing dan jajaran Forkopimda lainnya, menandai hadirnya ruang publik baru hasil transformasi eks tambang timah menjadi kawasan hijau dan produktif.

Gubernur mengapresiasi inisiatif Polda Babel yang menghadirkan Taman BhayPark sebagai ruang interaksi sosial, rekreasi, dan edukasi masyarakat. Ia menilai taman ini menjadi simbol pendekatan humanis kepolisian sekaligus komitmen terhadap pemulihan lingkungan.

“Danau BhayPark ini merupakan danau pertama di Babel yang berasal dari eks tambang timah. Terima kasih kepada Polda Babel yang telah menghadirkan ruang wisata dan ruang publik baru. Semoga masyarakat Babel dapat ramai-ramai menikmati kawasan ini,” ujarnya.

Taman BhayPark dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti jogging track, mini soccer, amphitheater outdoor, gym outdoor, tempat ibadah, dermaga apung, hingga ikon Air Mancur Menari BhayPark. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas ruang publik dan menjadi destinasi baru bagi masyarakat.

Momentum pergantian tahun juga diisi dengan doa lintas agama yang melibatkan perwakilan enam agama di Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Selain itu, dilakukan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai wujud solidaritas masyarakat Babel.

Usai peresmian, Gubernur Hidayat Arsani memimpin langsung peninjauan kesiapsiagaan pengamanan malam Tahun Baru ke sejumlah pos pelayanan. Lokasi yang ditinjau antara lain Pos Pelayanan Pasir Padi, Pos Pelayanan Jembatan Emas, Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, dan Polsek Tamansari dengan menggunakan bus.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama unsur Forkopimda Babel, di antaranya Kapolda, Kajati, Danrem 045/Garuda Jaya, Danlanal, Danlanud, Kabinda, Ketua Pengadilan Tinggi, Kepala BNNP, jajaran Kepala Perangkat Daerah Babel, Wali Kota Pangkalpinang, Kajari Pangkalpinang, serta Kepala Basarnas Babel.

Selain memastikan kesiapan personel, sarana, dan alur pelayanan, Gubernur juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk dukungan moril kepada petugas gabungan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi aparat dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk tanggung jawab pemerintah sekaligus dukungan penuh kepada seluruh personel yang bertugas. Terima kasih atas dedikasi menjaga keamanan masyarakat. Semoga tugas ini berjalan lancar dan masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa pengamanan Nataru bukan semata menjaga keamanan, tetapi juga memastikan pelayanan publik berjalan optimal melalui sinergi seluruh pihak. Menurutnya, kolaborasi Forkopimda menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif di Bangka Belitung.

“Sinergi Forkopimda adalah kunci agar Bangka Belitung tetap tertib, aman, dan kondusif. Pemerintah hadir, bekerja, dan memastikan masyarakat merasa terlindungi. Di era 2026 ini, yang buruk kita tinggalkan, yang baik kita pertahankan,” tegasnya.

Di akhir peninjauan, Gubernur menyampaikan rasa syukur karena malam pergantian Tahun Baru 2026 berjalan aman dan tertib tanpa gangguan berarti. Ia berharap tahun 2026 membawa perbaikan di seluruh sektor, khususnya perekonomian daerah.

“Semua atas kuasa Allah SWT. Malam pergantian tahun ini berjalan aman dan tertib. Selamat Tahun Baru 2026. Semoga masyarakat Bangka Belitung diberikan kesehatan, kekuatan, dan terus solid mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *