Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Hadiri Open House Keuskupan, Tegaskan Komitmen Toleransi Lintas Iman

×

Wali Kota Pangkalpinang Hadiri Open House Keuskupan, Tegaskan Komitmen Toleransi Lintas Iman

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menghadiri acara open house dan silaturahmi yang digelar Keuskupan Pangkalpinang sebagai bentuk penguatan toleransi dan kebersamaan lintas iman di tengah masyarakat, Kamis (1/1/2026). Kehadiran Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen menjaga kerukunan di kota yang dikenal majemuk dari sisi suku, budaya, dan agama.

Prof. Saparudin menyampaikan bahwa partisipasi pemerintah dalam kegiatan keagamaan lintas umat merupakan dukungan nyata terhadap upaya merawat persatuan dan keharmonisan sosial. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Pangkalpinang harus dijaga melalui ruang-ruang perjumpaan yang positif antarumat beragama.

“Momentum open house dan silaturahmi ini sangat penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Pangkalpinang adalah kota majemuk, dan keharmonisan ini harus terus kita rawat bersama,” ujarnya.

Wali Kota menilai, kegiatan yang digelar Keuskupan Pangkalpinang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Suasana kebersamaan yang terbangun dinilai mampu menciptakan rasa aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Saparudin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk terus mendukung berbagai kegiatan lintas agama. Dukungan tersebut diarahkan pada penguatan dialog, persatuan, serta sikap saling menghormati antarumat beragama.

“Kami membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, untuk bersama-sama membangun Pangkalpinang yang inklusif, rukun, dan damai,” katanya.

Melalui momentum tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat Pangkalpinang untuk terus menjaga persatuan. Ia menekankan bahwa perbedaan harus dijadikan sebagai kekuatan dalam mendorong pembangunan daerah.

“Kebhinekaan adalah kekayaan kita bersama. Dengan saling menghormati dan menjaga toleransi, Pangkalpinang akan tetap aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *