PANGKALPINANG, DAN – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menunjukkan tren positif. Hingga menjelang akhir tahun anggaran, realisasi pendapatan daerah telah melampaui 80 persen, sementara realisasi belanja meningkat signifikan hingga mencapai 91,01 persen. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian, dan diikuti secara virtual oleh seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia, Rabu (24/12/2025).
Gubernur Babel, Hidayat Arsani mengikuti rapat tersebut dari Ruang Video Conference Kantor Gubernur Babel, Air Itam Pangkalpinang, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Babel Fery Afriyanto. Dalam pemaparan rapat, realisasi belanja Provinsi Babel yang mencapai 91,01 persen mengalami peningkatan tajam dari capaian sebelumnya sebesar 77,09 persen. Dengan angka tersebut, Babel menempati peringkat ke-21 nasional dalam realisasi belanja daerah.
Secara nasional, total realisasi pendapatan seluruh daerah tercatat mencapai 88,35 persen dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi belanja daerah secara akumulatif berada pada angka 75,43 persen, dengan rincian realisasi belanja provinsi sebesar 76,8 persen, kota 75,87 persen, dan kabupaten 74,71 persen.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam arahannya, menegaskan pentingnya percepatan realisasi anggaran pada sisa waktu tahun berjalan. Ia meminta seluruh kepala daerah segera mengatasi berbagai hambatan, terutama yang berkaitan dengan administrasi dan proses pengadaan barang dan jasa, melalui koordinasi yang lebih intensif antar perangkat daerah.
Rapat koordinasi evaluasi ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel, Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Babel. (*/red)













