PANGKALPINANG, DAN – Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M Unu Ibnudin menegaskan pentingnya mengantisipasi sekecil apa pun potensi konflik di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Timdu Penanganan Konflik Kota Pangkalpinang Tahun 2025 di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (9/9/2025).
“InsyaAllah konflik jangan sampai ada, tetapi sekecil apa pun potensi dan riak yang bisa menimbulkan permasalahan kamtibmas tetap harus diantisipasi,” ujarnya.
Unu menambahkan, Pangkalpinang kerap menjadi tempat transit penyampaian aspirasi. Dia meminta aparat dan pemerintah harus siap menghadapi setiap dinamika. Dia mencontohkan, ketika demonstrasi berasal dari kabupaten lain seperti Bangka Tengah atau Bangka Barat, Polresta Pangkalpinang tetap menjadi tuan rumah.
“Kami sempat bercanda dengan Kapolresta, walau demo dari daerah lain, Polresta Pangkalpinang tetap harus menyambut dengan karpet merah. Itu tidak bisa dihindari, tapi harus diantisipasi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Unu menyampaikan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat yang telah berkontribusi dalam mewujudkan Pilkada ulang yang berjalan aman dan damai.
“Alhamdulillah, kita zero masalah,” tegasnya.
Untuk menjaga kondusivitas, Unu juga mengundang kepala sekolah dan rektor agar bersama-sama memberikan edukasi kepada pelajar dan mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting agar tidak melakukan hal-hal yang justru memperburuk suasana.
“Bukan melarang demo, tetapi kami ingin memastikan suasana tetap lebih baik dari hari ini. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi sumbangsih untuk menciptakan Kota Pangkalpinang dan Provinsi Bangka Belitung yang lebih kondusif serta terkomunikasikan dengan baik seluruh informasi,” pungkasnya. (tim)













