PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan 63.652 warga menjadi penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga akhir Agustus 2025, tercatat enam dapur Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) sudah beroperasi dari total 21 dapur yang direncanakan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Sosialisasi MBG di Ruang SRC Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (28/8/2025). Ia hadir bersama Kepala Dinas Pangan dan Pertanian mewakili Ketua Satgas Percepatan Pelaksanaan MBG yang dibentuk melalui SK Wali Kota Nomor 331 tanggal 15 Agustus 2025.
“Kalau dipersentasekan, baru sekitar 30 sampai 40 persen dari target. Sisanya masih dalam tahap persiapan,” kata Juhaini.
Enam dapur yang sudah berjalan antara lain Dapur City Hall, Kodim, Polda, Batin Tikal, Kecamatan Gerunggang, dan Kecamatan Girimaya yang segera diresmikan.
Satgas mencatat, dari total penerima manfaat MBG, sebanyak 55.470 merupakan siswa SD hingga SMP sederajat, sementara sisanya adalah balita dan kelompok masyarakat rentan. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat kualitas gizi generasi muda.
Rapat koordinasi yang digelar Pemkot bertujuan menyamakan persepsi antarinstansi, mendapatkan laporan perkembangan pelaksanaan MBG, sekaligus menginventarisasi permasalahan yang muncul di lapangan.
Selain progres dapur MBG, rapat juga menekankan pengawasan terhadap kualitas bahan pangan, terutama sayur-mayur dan komponen gizi lain yang disajikan. Satgas diminta memastikan standar pelayanan, monitoring, dan evaluasi berjalan konsisten.
Juhaini berharap, dengan adanya koordinasi yang solid, Program Makan Bergizi Gratis di Pangkalpinang dapat terlaksana maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh penerima. (tim)













