BANGKA, DAN – Universitas Bangka Belitung (UBB) mencatat lonjakan signifikan peminat pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Daya tampung sebanyak 1.287 kursi diperebutkan oleh 5.078 pendaftar, menandakan meningkatnya minat sekaligus ketatnya persaingan untuk masuk perguruan tinggi tersebut.
Lonjakan ini juga tercermin dari jumlah peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di UBB yang naik dari 3.296 peserta pada 2025 menjadi 4.324 peserta pada 2026. Pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT, Selasa (21/4), berlangsung tertib dan lancar sesuai standar operasional panitia pusat.
Pengarah Panitia Pusat UTBK-SNBT UBB, Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah mengikuti ujian. Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UBB sebagai pilihan pendidikan tinggi.
Di pusat UTBK UBB, ratusan peserta dari berbagai daerah di Pulau Bangka mengikuti ujian sesuai sesi yang dijadwalkan. Peserta bahkan telah hadir sejak pukul 05.20 WIB untuk menjalani proses registrasi dan verifikasi identitas sebelum memasuki ruang ujian.
Panitia menyiapkan 10 ruang laboratorium komputer dengan dukungan jaringan stabil dan sistem pengawasan ketat. Sementara itu, SMKN 1 Tanjungpandan sebagai sub pusat UTBK menyediakan empat ruang ujian dengan fasilitas serupa untuk melayani peserta dari wilayah Pulau Belitung dan sekitarnya.
Ketua Panitia Pusat UTBK-SNBT UBB, Devi Valeriani memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara matang.
“Secara umum, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh perangkat dan sistem berfungsi optimal sehingga peserta dapat mengerjakan soal dengan nyaman,” ujarnya.
Jumlah peserta UTBK-SNBT yang terdata mencapai 3.561 orang di UBB dan 763 peserta di sub pusat Tanjungpandan. Panitia di kedua lokasi juga menyiapkan sistem cadangan untuk mengantisipasi gangguan teknis serta memastikan kelancaran pelaksanaan ujian.
Sejumlah peserta mengaku optimistis menghadapi seleksi tahun ini. Michelie Sianturi, misalnya, memilih Program Studi Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai pilihan pertama dan Kedokteran Universitas Lampung sebagai pilihan kedua, sejalan dengan cita-citanya menjadi dokter sejak kecil.
Peserta lainnya, Lauretta Marinson dari SMA Dian Harapan Bangka, juga menempatkan Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai pilihan utama dan Kedokteran UBB sebagai pilihan kedua. Ia menyebut pilihannya didasarkan pada penyesuaian nilai serta dorongan dari lingkungan pertemanan.
Untuk menjaga integritas, panitia menerapkan prosedur ketat, mulai dari pemeriksaan dokumen, larangan membawa perangkat komunikasi, hingga pengawasan berbasis sistem dan petugas. Pelaksanaan UTBK-SNBT di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dijadwalkan berlangsung hingga 29 April 2026 dalam beberapa sesi. (*/ubb.ac.id)













