BangkaDaerah

Kagama Babel Gelar Halal Bihalal dan Rakerda 2026–2030, Perluas Dampak untuk Masyarakat

×

Kagama Babel Gelar Halal Bihalal dan Rakerda 2026–2030, Perluas Dampak untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini

BANGKA, DAN –Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Pengurus Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Periode 2026–2030 di Pantai Cemara, Kabupaten Bangka, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan alumni Kagama Babel bersama keluarga dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Ketua Pengda Kagama Babel, Fery Apriyanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran strategis alumni di berbagai sektor. Ia menyampaikan bahwa para alumni yang telah menduduki posisi kepemimpinan diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing.

“Alumni Kagama Babel harus hadir memberi manfaat dan kontribusi nyata di manapun berada,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Kagama Babel, Joko Triadhi memimpin jalannya Rakerda dengan memaparkan arah kebijakan organisasi untuk periode 2026–2030. Ia menegaskan bahwa Kagama Babel akan melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan, seperti kegiatan donor darah, pendampingan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM, penanaman lahan kritis, pelatihan tenaga kerja, serta bantuan akses internet di daerah terpencil.

Tak hanya melanjutkan program lama, Rakerda juga menghasilkan sejumlah gagasan baru. Di antaranya memperkenalkan budaya Babel dalam ajang Nitilaku UGM, memperluas kegiatan donor darah ke seluruh kabupaten, membangun database alumni yang terintegrasi, program sertifikasi halal gratis, hingga penyelenggaraan podcast dan diskusi publik.

Seluruh program tersebut dirancang dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia alumni Kagama Babel serta jejaring Universitas Gadjah Mada yang tersebar di sektor pemerintahan maupun swasta. Melalui Rakerda ini, Kagama Babel menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai organisasi alumni yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat Babel. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *