Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Siapkan TP3ST, Wawako Dessy: Kesadaran Warga Jadi Kunci

×

Pemkot Pangkalpinang Siapkan TP3ST, Wawako Dessy: Kesadaran Warga Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna menegaskan persoalan sampah di Pangkalpinang belum sepenuhnya teratasi. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan agar persoalan ini teratasi maksimal, bukan hanya pemerintah.

“Sampah ini kan pemerintah berusaha terus, on proses untuk membuat TP3ST sesuai arahan Pak Wali. Kami juga sudah berkunjung ke pusat untuk meminta bantuan anggaran,” ujarnya di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga di Kelurahan Batin Tikal, tepatnya di halaman Kantor Lurah Gedung Nasional RT 004 RW 003, Jumat (17/04/26).

Menurut Dessy, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah, termasuk rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu (TP3ST). Namun, ia menilai langkah tersebut tidak akan efektif tanpa perubahan perilaku warga dalam mengelola sampah.

“Sering kali masyarakat yang melintas, ketika melihat lahan kosong, langsung membuang sampah bahkan hingga ke sungai. Meski sudah dibersihkan, hal yang sama terus terulang. Artinya, ini bukan hanya persoalan pemerintah saja,” tegasnya.

Untuk menekan pembuangan sampah liar, pemerintah mulai memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik. Saat ini, perangkat tersebut baru tersedia dalam jumlah terbatas.

“CCTV saat ini baru terpasang di dua titik, dan itu pun merupakan bantuan dari Bank Sumsel. Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga bersama oleh masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Dessy menilai pengawasan berbasis teknologi tidak akan menjadi solusi utama jika tidak diiringi kesadaran warga.

“Sebanyak apa pun CCTV dipasang, tanpa kesadaran warga, persoalan ini tidak akan pernah benar-benar teratasi,” ujarnya.

Wawako menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media dalam membangun kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan.

“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. Dukungan, partisipasi, dan kesadaran seluruh masyarakat Pangkalpinang menjadi kunci utama,” lanjutnya.

“Kami berharap rekan-rekan media turut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar disiplin membuang sampah serta menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya. (*/tim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *