PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Focus Group Discussion (FGD) rutin untuk membahas kegiatan strategis serta progres realisasi fisik dan keuangan daerah. Dalam forum tersebut, pembangunan SMP Negeri 11 Pangkalpinang dan renovasi SD Negeri 20 menjadi salah satu agenda prioritas yang didorong untuk segera direalisasikan.
FGD yang berlangsung di Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (4/3/2026), dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas perangkat daerah untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai rencana.
Dessy menegaskan bahwa paket kegiatan yang diusulkan dalam FGD tersebut merupakan program yang berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat. Ia menilai sejumlah usulan pembangunan memang muncul dari kebutuhan riil yang dirasakan warga.
“Paket-paket yang diusulkan itu memang sangat bermanfaat nantinya untuk masyarakat dan untuk kita tahu beberapa ada kebutuhan-kebutuhan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dessy, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan FGD kali ini. Pembangunan SMP Negeri 11 Pangkalpinang serta renovasi SD Negeri 20 dinilai mendesak guna meningkatkan kualitas sarana dan layanan pendidikan bagi masyarakat kota.
Selain sektor pendidikan, Pemkot Pangkalpinang juga menyoroti kebutuhan di bidang lingkungan hidup. Salah satunya adalah rencana pengadaan unit bulldozer untuk mendukung operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam pengelolaan dan pengolahan sampah agar lebih efektif dan efisien.
FGD ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam memantau serta mengevaluasi progres pelaksanaan program pembangunan, baik dari sisi realisasi fisik maupun penyerapan anggaran. Melalui forum tersebut, setiap perangkat daerah dapat menyampaikan perkembangan kegiatan sekaligus menerima masukan untuk perbaikan pelaksanaan program.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap hasil FGD dapat menjadi acuan dalam mempercepat realisasi program-program prioritas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Kota Pangkalpinang. (*/tim)













