PANGKALPINANG, DAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan pentingnya optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai sumber strategis Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penegasan itu disampaikan usai audiensi bersama jajaran BUMD dan dinas terkait guna mempercepat pemanfaatan aset daerah secara maksimal.
Pertemuan yang berlangsung Rabu (11/2/2026) di ruang kerja Wakil Ketua DPRD tersebut membahas pengelolaan barang milik daerah, termasuk insinerator serta Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pangkalbalam. Pembahasan difokuskan pada langkah konkret agar aset daerah dapat memberi kontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan dan pelayanan publik.
Menurut Eddy, potensi sumber daya daerah harus dimaksimalkan melalui pengelolaan profesional dan transparan.
“Kita ingin BUMD benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Potensi yang ada harus dikelola secara optimal dan transparan,” ujarnya.
Eddy juga menyoroti masih adanya hambatan birokrasi yang kerap memperlambat proses pengelolaan aset. Karena itu, ia mendorong terbangunnya sinergi kuat antara pemerintah daerah dan BUMD agar pengelolaan berjalan lebih cepat, efektif, dan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas.
Eddy menambahkan, DPRD akan terus melakukan fungsi pengawasan sekaligus mendorong langkah strategis agar aset daerah, termasuk insinerator dan TPI Pangkalbalam, dapat memberikan kontribusi maksimal bagi PAD. Selain meningkatkan pendapatan daerah, optimalisasi tersebut diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan dan kualitas layanan kepada masyarakat. (*/red)













