PANGKALPINANG, DAN – Pekan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-49 PT Timah Tbk tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kebersamaan, tetapi juga mendorong perputaran roda ekonomi masyarakat. Sebanyak 187 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilibatkan dalam Bazar UMKM yang tersebar di enam lokasi, yakni Kundur, Belitung Timur, Pangkalpinang, Mentok, Toboali, dan Belinyu.
Kehadiran ratusan UMKM dengan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif disambut antusias oleh ribuan peserta. Warga yang mengikuti Pekan Sehat HUT ke-49 PT Timah dengan tema “Untuk Merah Putih” tidak hanya berolahraga, tetapi juga berkesempatan menikmati dan berbelanja produk lokal.
Departemen Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pasar UMKM, memperkenalkan produk mereka ke lebih banyak konsumen, sekaligus meningkatkan pendapatan. Menurutnya, keberadaan Bazar UMKM sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
“PT Timah berusaha menghadirkan kegiatan yang memberi dampak ganda. Melalui Pekan Sehat, masyarakat bisa bergembira, sehat, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dengan menghadirkan Bazar UMKM,” ujar Anggi.
Dampak positif kegiatan ini turut dirasakan langsung para pelaku UMKM. Winda, penjual Dimsum Cheese And Steak di Belinyu, mengaku omset dagangannya meningkat drastis hingga habis terjual.
“Biasanya saya hanya jualan online. Ini pertama kali ikut acara seperti ini dan hasilnya luar biasa. Terima kasih PT Timah sudah memberikan kesempatan untuk kami,” katanya.
Hal senada diungkapkan Ruri, pelaku UMKM asal Kerabut yang ikut bazar di Pangkalpinang. Menurutnya, dagangan yang ludes terjual membuktikan Pekan Sehat menjadi peluang besar bagi UMKM untuk berkembang.
“Alhamdulillah dagangan laris manis hari ini, omset meningkat dari biasanya. Terima kasih PT Timah sudah menggelar acara ini,” ujarnya.
Sementara itu, Erliana, UMKM mitra binaan PT Timah yang menjual produk kerajinan dan aksesoris, menilai bazar memberi peluang untuk memperkenalkan produk sekaligus menjalin silaturahmi.
“Biasanya setelah bazar ada yang menghubungi untuk memesan atau sharing. Selain itu, kami juga mendapat manfaat dari pelatihan dan promosi yang diberikan PT Timah,” jelasnya.
Melalui berbagai program CSR, PT Timah konsisten mendorong pertumbuhan UMKM. Keterlibatan UMKM dalam momentum besar seperti HUT perusahaan menunjukkan bahwa usaha kecil bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari ekosistem pembangunan ekonomi di wilayah operasional PT Timah. (*/timah.com)














