PANGKALPINANG, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani kembali menyambut kedatangan rombongan investor asal Tiongkok untuk ketiga kalinya, Selasa (29/7/2025). Kunjungan ini menjadi sinyal kuat keseriusan realisasi proyek pembangunan Pelabuhan Ekspor di Pantai Putat, Belinyu, Kabupaten Bangka.
Penyambutan dilakukan di Gedung VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, dengan prosesi khas adat lokal. Para tamu kehormatan diberikan tanjak dan kain cual oleh Gubernur, sebagai bentuk penghormatan adat Bumi Serumpun Sebalai. Acara juga dimeriahkan dengan Tari Sambut Pinang Sebelas sebagai simbol penerimaan resmi.
Rombongan investor kali ini terdiri dari perwakilan sejumlah perusahaan besar asal Tiongkok, di antaranya PT CCCC First Harbor Engineering Company Ltd, PT Hebei Port Group Co., Ltd, PT CCCC Hehai Group, PT Talenta Pty Ltd, PT NOAH Development Pty Ltd, dan PT Hai Yin. Kedatangan mereka merupakan bentuk tindak lanjut konkret dari penjajakan investasi infrastruktur di wilayah Babel.
Usai prosesi penyambutan, para investor diajak mencicipi kuliner khas Bangka Tengah, Mi Koba, yang menjadi bagian dari upaya promosi kekayaan budaya dan kuliner lokal. Momen ini juga dimanfaatkan Gubernur untuk mempererat komunikasi dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan investasi.
Dalam keterangannya, Gubernur Babel, Hidayat Arsani menegaskan bahwa kehadiran para investor untuk ketiga kalinya menjadi bukti keseriusan kerja sama. Ia menyebutkan bahwa rombongan akan langsung menuju lokasi proyek pelabuhan ekspor di Belinyu keesokan harinya untuk melakukan survei teknis dan koordinasi lapangan.
“Ini kedatangan mereka yang ketiga, artinya mereka sangat serius. Besok mereka akan meninjau lokasi di Belinyu. Semoga semua berjalan lancar,” ujarnya.
Lebih jauh, Hidayat optimistis proyek pembangunan Pelabuhan Ekspor memiliki peluang keberhasilan hingga 99 persen. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Babel untuk mendoakan kelancaran proses investasi, yang diharapkan akan membuka banyak lapangan kerja dan mendongkrak perekonomian daerah.
“Keberhasilan pembangunan Pelabuhan Ekspor ini peluangnya 99 persen. Mari kita bersama-sama berdoa, semoga investasi besar ini benar-benar terealisasi dan pertumbuhan ekonomi kita meningkat,” tutupnya. (*/red)













