Pangkalpinang

Gubernur Babel Dorong Optimalisasi Pajak hingga Pelosok Desa

×

Gubernur Babel Dorong Optimalisasi Pajak hingga Pelosok Desa

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan pajak di wilayahnya, yang saat ini baru mencapai sekitar 40 persen. Ia menilai masih banyak potensi pajak yang belum tergarap, khususnya di sektor perdesaan, perikanan, dan perkebunan.

“Harusnya surplus, tetapi baru 40 persen tersentuh, karena kekurangan petugas pajak ke desa-desa. Ini tugas saya (mengkoordinir) supaya petugas pajak jangan itu-itu saja yang ditargetkan. Ada 60 persen pajak di Babel yang belum tersentuh dari yang kecil sampai besar,” ujar Gubernur Hidayat usai pertemuan bersama DJP Kanwil Sumsel dan Babel, Selasa (29/7/2025).

Pemerintah Provinsi Babel, lanjut Hidayat, akan mendukung penuh kebijakan Direktorat Jenderal Pajak dalam meningkatkan penerimaan pajak, termasuk dengan memperluas jangkauan petugas dan melakukan edukasi kepada masyarakat. Ia menilai pentingnya sosialisasi tentang kewajiban dan hak wajib pajak, termasuk sanksi dan denda, agar tercipta kepastian hukum dan rasa aman.

“Harus ada sosialisasi. Kita ingin pajak dibayar, begitu pula pemerintah. Perikanan belum tersentuh, perkebunan belum tersentuh. Bayar pajak sama saja menghalalkan kerjaan kita,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Gubernur berencana mengundang seluruh pemangku kepentingan dari desa hingga tingkat provinsi untuk menyatukan komitmen dalam penyerapan pajak yang lebih merata.

Sementara itu, saat dimintai tanggapan mengenai isu kesepakatan tarif impor antara Amerika Serikat dan Indonesia, Hidayat menyatakan hal tersebut belum menjadi prioritasnya saat ini. Ia lebih memilih fokus pada peningkatan pendapatan daerah dan dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita jangan berpikir terlalu jauh. Lebih baik bagaimana kita fokus pada ketahanan pangan, sembako cukup untuk masyarakat. Kita pikir bagaimana masyarakat kita ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, bagus,” pungkasnya. (*/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *