HeadlinePangkalpinang

Tiba di Pangkalpinang, Gubernur Hidayat Arsani dan Wagub Hellyana Siap Benahi Berbagai Permasalahan Babel dalam 60 Hari ke Depan

×

Tiba di Pangkalpinang, Gubernur Hidayat Arsani dan Wagub Hellyana Siap Benahi Berbagai Permasalahan Babel dalam 60 Hari ke Depan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Setelah resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis, 17 Oktober 2025, pasangan Gubernur Hidayat Arsani dan Wakil Gubernur Hellyana tiba kembali di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Jumat siang, 18 April 2025.

Keduanya mendarat melalui Terminal VIP Bandara Depati Amir dan disambut oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel, Penjabat Sekretaris Daerah Fery Afriyanto, serta para pejabat struktural di lingkungan Pemprov Babel.

Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Babel bersama Hellyana pada periode 2025–2030. Ia juga menekankan pentingnya menindaklanjuti arahan Presiden terkait pemberantasan penyelundupan timah yang selama ini merugikan negara.

“Semua ada prosesnya. Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan Forkopimda. Karena itu, kami akan membentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani persoalan mafia tanah, perkebunan sawit, dan penyelundupan timah,” tegas Hidayat.

Selain itu, dalam waktu 60 hari ke depan, Hidayat berkomitmen untuk melakukan pembenahan di berbagai sektor, termasuk pemulihan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan bidang strategis lainnya.

Terkait penataan Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov, Hidayat memastikan akan ada mutasi. Namun, ia menegaskan akan memberikan kesempatan kepada para pegawai untuk memperbaiki kinerja sebelum dilakukan evaluasi menyeluruh.

“Saya ingin memberikan ruang bagi ASN untuk menunjukkan perbaikan kinerja sebelum kami ambil keputusan,” ujarnya.

Hidayat juga menegaskan komitmennya untuk menempati rumah dinas gubernur selama masa jabatannya. Ia menolak menggunakan anggaran pemerintah untuk kepentingan pribadi.

“Saya akan kembali ke rumah dinas, karena itu rumah jabatan. Saya tidak akan menggunakan anggaran Gubernur untuk rumah pribadi saya. Saya ingin menjadi Gubernur yang baik dan taat aturan,” tutupnya. (ril) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *