Pangkalpinang

BPS: Ekspor Babel Meroket, Kesejahteraan Petani Meningkat

×

BPS: Ekspor Babel Meroket, Kesejahteraan Petani Meningkat

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaporkan bahwa pada Maret 2025, Babel mengalami inflasi tahunan (year-on-year) sebesar 1,13 persen dan inflasi bulanan (month-to-month) sebesar 1,83 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 105,22. Inflasi tahunan terutama disumbang oleh kenaikan harga emas perhiasan, sigaret kretek mesin (SKM), dan minyak goreng. Sementara inflasi bulanan dipicu oleh kenaikan tarif listrik, harga bawang merah, dan udang basah.

Secara wilayah, inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkalpinang dengan inflasi tahunan 1,39 persen dan bulanan 1,78 persen. Kabupaten Bangka Barat mencatat inflasi bulanan tertinggi sebesar 3,13 persen.

Kesejahteraan Petani Meningkat

Nilai Tukar Petani (NTP) Babel pada Maret 2025 naik 1,42 persen menjadi 156,12. Kenaikan ini dipengaruhi oleh naiknya indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 3,07 persen, terutama dari komoditas kelapa sawit, lada, dan karet. Sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) juga naik 1,63 persen karena kenaikan tarif listrik, harga bawang merah, dan SKM.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga meningkat 2,80 persen menjadi 154,00, menunjukkan kondisi usaha pertanian yang semakin membaik.

Transportasi Menurun di Februari

Sektor transportasi laut mengalami penurunan aktivitas pada Februari 2025. Jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 29,55 ribu orang atau turun 23,89 persen dibanding bulan sebelumnya. Penumpang datang juga turun 34,02 persen menjadi 25,75 ribu orang.

Untuk angkutan barang, volume muatan turun 13,36 persen menjadi 179,55 ribu ton, sementara volume bongkar naik 20,64 persen menjadi 168,54 ribu ton.

Transportasi udara juga mengalami penurunan. Bandara Depati Amir mencatat penurunan jumlah penumpang berangkat sebesar 11,07 persen, sedangkan Bandara H.A.S Hanandjoeddin turun 21,72 persen.

Sektor Pariwisata Lesu

Industri perhotelan mengalami penurunan jumlah tamu pada Februari 2025. Tercatat sebanyak 37.974 orang menginap di hotel bintang dan nonbintang, turun 20,14 persen dari bulan sebelumnya. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang turun menjadi 22,33 persen, sedangkan TPK hotel nonbintang menjadi 13,22 persen. Namun, rata-rata lama menginap tetap stabil di angka 1,53 malam.

Kinerja Ekspor-Impor Meningkat Tajam

Nilai ekspor Provinsi Bangka Belitung pada Februari 2025 mencapai US$145,49 juta, meningkat drastis sebesar 675,58 persen dibanding Februari 2024. Jika dibandingkan bulan sebelumnya, ekspor naik 92,54 persen.

Impor juga meningkat signifikan, mencapai US$1,57 juta atau naik 125,53 persen dibanding Februari 2024. Dibanding Januari 2025, impor melonjak hingga 2.866,93 persen. Meskipun demikian, neraca perdagangan tetap mencatatkan surplus besar sebesar US$143,93 juta.

Luas Panen dan Produksi Padi Naik Tajam di 2024

Luas panen padi pada 2024 mencapai 18.203 hektare, meningkat 19,09 persen dibanding 2023. Produksi padi mencapai 77.490 ton GKG, naik 16,58 persen dari tahun sebelumnya. Produksi beras juga mengalami kenaikan sebesar 6.533 ton menjadi 45.931 ton.

Informasi lengkap tersedia di laman resmi BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung:  https://babel.bps.go.id/pressrelease. (ril) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *