PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menyiapkan 1.200 kursi mudik gratis bagi masyarakat perantauan yang ingin pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga. Program mudik gratis ini akan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang disiapkan untuk melayani perjalanan pemudik menuju Bangka Belitung sekaligus menyediakan fasilitas arus balik menuju Jakarta setelah perayaan Lebaran.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik sekaligus wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat perantauan. Melalui program tersebut, masyarakat dapat mendaftarkan diri bersama keluarga, bahkan membawa kendaraan untuk ikut dalam perjalanan mudik menggunakan kapal milik TNI AL tersebut.
Pendaftaran mudik gratis dibuka secara online pada 11–14 Maret 2026. Sementara jadwal keberangkatan direncanakan pada 16–17 Maret 2026 dengan rute Belinyu/Tanjung Gudang (Bangka) menuju Tanjung Batu (Belitung). Selanjutnya, kapal akan melanjutkan perjalanan dari Belitung menuju Jakarta pada 17–18 Maret 2026 dengan kapasitas sekitar 1.200 penumpang dalam satu kali perjalanan.
Sementara untuk perjalanan kembali atau arus balik, dijadwalkan pada 26 Maret 2026 dengan rute Tanjung Batu (Belitung) – Belinyu/Tanjung Gudang (Bangka) – Tanjung Priok (Jakarta) dengan kapasitas yang sama, yakni 1.200 penumpang dalam satu trip.
Untuk mendukung kelancaran pendaftaran, pemerintah juga membuka beberapa posko pelayanan di sejumlah titik, yakni Posko Pangkalpinang, Posal BKNPOTMAR Belinyu, serta Posal Tanjungpandan di Belitung. Melalui posko tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus bantuan dalam proses pendaftaran maupun verifikasi data peserta.
Pemprov Babel juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan berbagai pihak, khususnya TNI Angkatan Laut, terkait aspek administrasi, mobilisasi penumpang, serta koordinasi teknis lainnya agar program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu para pemudik, khususnya yang menuju wilayah kepulauan, agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan penumpang pada moda transportasi umum lainnya serta meningkatkan keselamatan pelayaran selama masa mudik Lebaran. (*/red)













