Bisnis & PariwisataNasional & InternasionalPangkalpinang

Gubernur Babel Dorong Bank Sumsel Babel Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

×

Gubernur Babel Dorong Bank Sumsel Babel Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel),  Hidayat Arsani menegaskan komitmennya mendorong penguatan peran Bank Sumsel Babel sebagai motor penggerak ekonomi daerah saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 di Novotel Palembang Hotel & Residence, Kamis (12/2/2026). Ia menilai forum tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat tata kelola, kepemimpinan, dan arah kebijakan perbankan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Menurut Hidayat, RUPS dan RUPSLB bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang evaluasi sekaligus pengambilan keputusan penting bagi masa depan bank daerah. Ia juga mengapresiasi kinerja Bank Sumsel Babel yang mencatatkan laba serta berkontribusi melalui dividen kepada pemerintah daerah, namun menegaskan tantangan industri perbankan menuntut manajemen yang semakin profesional, adaptif, dan visioner.

“Terkait posisi Direktur Utama Bank Sumsel Babel yang akan dilakukan pergantian, sepenuhnya kita serahkan kepada mekanisme komisaris dan direksi. Setelah ditetapkan, tentu akan diusulkan ke OJK sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Hidayat menekankan empat poin utama yang perlu menjadi perhatian. Pertama, penguatan kepemimpinan dan profesionalisme manajemen agar bank mampu menjawab dinamika industri perbankan modern yang semakin kompetitif dan kompleks.

Kedua, kebijakan pembiayaan harus semakin berpihak kepada masyarakat dan pelaku usaha, khususnya UMKM. Ia menilai suku bunga di Bangka Belitung perlu dijaga tetap kompetitif dan secara bertahap diupayakan lebih ringan agar akses permodalan terbuka luas dan bank daerah benar-benar berperan sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Ketiga, RUPS dan RUPSLB harus menjadi forum pertanggungjawaban kinerja yang transparan sekaligus wadah pengambilan keputusan strategis. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat, akuntabel, dan berkelanjutan.

Keempat, percepatan transformasi digital layanan perbankan harus terus didorong dan terintegrasi dengan sistem pemerintahan daerah. Optimalisasi SIPD online, penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), layanan Samsat non-tunai, QRIS, mobile banking, hingga Cash Management System (CMS) dinilai krusial untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam forum yang sama menyoroti komposisi penyaluran kredit yang masih didominasi kredit konsumtif. Ia berharap terdapat keseimbangan antara kredit konsumtif dan produktif agar dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah menjadi lebih signifikan.

RUPS diselenggarakan sesuai ketentuan perundang-undangan perseroan, mulai dari pemaparan laporan direksi dan komisaris, pembahasan serta persetujuan laporan keuangan Tahun Buku 2025, hingga penetapan sejumlah keputusan strategis lainnya. Melalui forum tersebut, Hidayat berharap Bank Sumsel Babel semakin memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang modern, profesional, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberi dampak nyata bagi pembangunan ekonomi Kepulauan Bangka Belitung. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *