Pangkalpinang

Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Wali Kota Kukuhkan Bunda Forum Anak dan Bunda GenRe dalam Rembuk Stunting 2025

×

Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Wali Kota Kukuhkan Bunda Forum Anak dan Bunda GenRe dalam Rembuk Stunting 2025

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang memperkuat komitmen percepatan penurunan stunting melalui pelaksanaan Rembuk Stunting 2024 yang digelar di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (4/12/2024). Pada kesempatan ini, Wali Kota Prof. Saparudin juga mengukuhkan Bunda Forum Anak, Duta Forum Anak, dan Bunda GenRe sebagai motor penggerak edukasi dan advokasi anak serta remaja.

Data terbaru menunjukkan prevalensi stunting di Pangkalpinang turun dari 20,7 persen pada 2023 menjadi 17,3 persen pada 2024. Meski demikian, angka tersebut masih berada di atas target nasional 14 persen sehingga pemerintah daerah menegaskan perlunya konsistensi dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

“Penanganan stunting adalah investasi jangka panjang demi memastikan tumbuh kembang optimal generasi masa depan. Intervensi gizi, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, serta sinergi berbagai pemangku kepentingan disebut telah memberikan dampak nyata terhadap penurunan kasus,” tegasnya.

Dalam paparannya, Tim Pendamping Keluarga juga mendapat perhatian penting. Mereka telah mendampingi 5.644 baduta/balita, 151 calon pengantin, 1.805 ibu hamil, dan 973 ibu menyusui di seluruh wilayah Pangkalpinang. Upaya ini dinilai menjadi fondasi untuk memastikan setiap anak mendapatkan perhatian dan perlindungan sejak dini.

Pemerintah Kota turut mengapresiasi peran PAUD, Forum Anak, GenRe, serta program Orang Tua Asuh Stunting (Genting) yang memberikan dukungan langsung bagi keluarga berisiko. Seluruh elemen tersebut dinilai berperan dalam memperkuat gerakan kolektif pencegahan stunting.

Acara Rembuk Stunting dan prosesi pengukuhan turut dihadiri Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Sekda Miego, para asisten, Kepala Dinas PPPAKB, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan Kejari Pangkalpinang, dan Bank Sumsel Babel, menunjukkan komitmen penuh pemerintah dalam upaya penanggulangan stunting.

“Kami optimis bahwa melalui kerja bersama, Pangkalpinang mampu mencapai penurunan stunting yang signifikan dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, serta produktif,” pungkasnya. (*/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *