PANGKALPINANG, DAN – Wali Kota Pangkalpinang, M Uni Ibnudin menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2024 di Sidang Paripurna DPRD Pangkalpinang, Kamis (27/03/25). Dalam paparannya, realisasi pendapatan daerah sebesar Rp1.015.615.499.761,80 atau mencapai 99,99 persen dari target yang ditetapkan.
“Awalnya target Pendapatan Daerah Kota Pangkalpinang sebesar Rp953.616.620.765. Seiring perkembangan dalam pelaksanaannya, angka tersebut mengalami perubahan menjadi Rp1.015.749.419.552,” paparnya.
Total Pendapatan Daerah tersebut diperoleh dari: 1) Pendapatan Asli Daerah (PAD), target Rp195.256.680.732 dengan realisasi Rp200.688.905.463,80 atau 102,78 persen; 2) Pendapatan Transfer, target Rp813.303.007.549,00 dengan realisasi Rp807.899.546.588 atau 99,34 persen; 3) Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah, target Rp7.189.731.271 dengan realisasi Rp7.027.047.710 atau 97,74 persen.
Kemudian, Belanja Daerah yang ditargetkan Rp1.117.943.002.994, terealisasi Rp1.061.053.392.196,32 atau 94,91 persen. Sementara, Pembiayaan Daerah berasal dari SILPA lebih tahun 2023 dengan alokasi sebesar Rp102.193.583.442 direalisasikan sebesar 100 persen. Dan, SILPA tahun 2024 sebesar Rp56.755.691.007,90.
Pada tahun 2024, Pemkot Pangkalpinang menganggarkan belanja pelayanan dasar sebesar Rp641.874.229.286 dengan realisasi Rp612.047.030.041,92 atau 95,35 persen. Anggaran ini tersebar pada urusan pendidikan, kesehatan, PUPR, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat dan Urusan Sosial.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam proses penyelenggaraan pemerintahan tahun 2024 masih terdapat berbagai kendala dan tantangan serta kekurangan. Kami beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang mempunyai keinginan untuk terus melakukan pembangunan guna memajukan Kota Pangkalpinang,” kata Unu. (tim)













