Nasional & InternasionalOlahraga

Drama Enam Gol, Roma Paksa Napoli Imbang 3-3

×

Drama Enam Gol, Roma Paksa Napoli Imbang 3-3

Sebarkan artikel ini
Sumber Foto: asroma.com

NAPOLI, DAN – Duel sengit tersaji saat Napoli menjamu AS Roma pada pekan kedelapan Serie A Italia. Bertanding di Stadion Diego Armando Maradona, kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3. Scott McTominay dan Leonardo Balerdi menjadi sorotan setelah masing-masing mencetak dua gol dalam pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut.

Hasil imbang ini menjadi bukti ketangguhan Roma dalam menghadapi tim-tim papan atas. Sebelumnya, tim asuhan Gian Piero Gasperini itu juga mampu bersaing saat menghadapi Inter Milan dan Como, dua tim yang memiliki kualitas kompetitif di Serie A.

Napoli tampil agresif sejak awal pertandingan. Peluang pertama yang cukup berbahaya hadir melalui kombinasi Lang dan Hojlund, meski keduanya gagal memaksimalkan kesempatan di dalam kotak penalti.

Roma membalas melalui Malen, tetapi tembakannya berhasil digagalkan kiper Napoli, Meret, dengan penyelamatan menggunakan kaki.

Memasuki menit-menit sebelum setengah jam pertandingan, Napoli akhirnya memecah kebuntuan lewat gol spektakuler Andre-Frank Zambo Anguissa. Gelandang tersebut mencetak gol melalui tendangan salto dalam penampilan perdananya setelah pulih dari cedera panjang.

Kiper Roma, Gollini, kemudian tampil gemilang untuk menjaga timnya tetap bertahan dalam pertandingan. Ia menggagalkan peluang De Bruyne melalui keputusan keluar dari sarangnya, sebelum kembali melakukan penyelamatan luar biasa untuk menghalau bola hasil defleksi Olivera di dalam kotak penalti.

Roma nyaris menyamakan kedudukan sebelum turun minum, tetapi sundulan Cristante hanya membentur tiang gawang.

Memasuki babak kedua, Napoli semakin percaya diri. McTominay menggandakan keunggulan tuan rumah melalui gol pertamanya dalam pertandingan tersebut. Gollini kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan peluang Politano yang berpotensi membawa Napoli unggul tiga gol.

Gasperini kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain yang terbukti mengubah jalannya pertandingan. Masuknya Balerdi, Molina, dan Castro memberikan energi baru bagi Roma untuk meningkatkan tekanan terhadap pertahanan tuan rumah.

Pada menit ke-70, Matias Soulé memperkecil ketertinggalan Roma melalui tembakan jarak jauh yang mengubah skor menjadi 2-1.

Napoli yang sebelumnya mendominasi pertandingan mulai mendapatkan tekanan. Lima menit berselang, Roma berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Balerdi menjadi pencetak gol setelah memanfaatkan situasi kemelut di dalam kotak penalti.

Namun, Napoli kembali menunjukkan daya serangnya. McTominay mencetak gol keduanya melalui tembakan dari luar kotak penalti, sekaligus membawa tuan rumah kembali unggul 3-2.

Roma tidak menyerah. Balerdi kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Wesley. Gol keduanya tersebut memastikan pertandingan berakhir dengan skor 3-3.

Hasil ini meninggalkan kekecewaan bagi Napoli yang tiga kali berada dalam posisi unggul, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Sebaliknya, Roma memperoleh tambahan kepercayaan diri berkat kemampuan mereka bangkit dalam situasi sulit.

Gasperini Puji Mentalitas dan Perubahan Permainan Roma

Usai pertandingan, pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini memberikan apresiasi terhadap semangat juang para pemainnya. Ia menilai timnya sempat mengalami kesulitan pada 30 menit pertama, terutama dalam membangun serangan dan menciptakan peluang.

“Ya, kecuali 30 menit pertama. Pada fase tersebut, Napoli bermain lebih baik daripada kami. Kami kesulitan membangun serangan dan menciptakan peluang. Namun, setelah itu kami mampu menampilkan permainan yang baik pada akhir babak pertama,” ujar Gasperini kepada DAZN.

Ia menambahkan, Roma tampil lebih baik pada babak kedua dengan menciptakan banyak peluang dan menunjukkan keyakinan untuk memenangkan pertandingan.

“Gol ketiga Napoli sebenarnya bisa menjadi akhir bagi kami. Namun, kami mampu mencetak gol penyeimbang dengan energi dan keyakinan yang besar,” katanya.

Gasperini juga menyoroti kedisiplinan para pemainnya yang mampu mempertahankan pola permainan tanpa terburu-buru meski berada dalam tekanan.

Menurutnya, pergantian pemain memberikan tambahan energi bagi Roma. Ia secara khusus memuji penampilan Soulé dan sejumlah pemain lain yang memberikan kontribusi penting setelah masuk ke lapangan.

“Kami berada dalam kondisi yang sangat baik saat ini. Kami percaya diri, bermain dengan sepak bola yang bagus, dan berusaha mempertahankan performa ini. Moral tim juga sedang tinggi,” ungkapnya.

Meski demikian, Gasperini mengakui Roma merasa kehilangan dua poin karena memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Namun, ia tetap menilai hasil imbang tersebut sebagai pencapaian positif.

Balerdi Jadi Aset Penting Roma

Gasperini turut memberikan pujian khusus kepada Leonardo Balerdi yang tampil sebagai salah satu pemain paling menentukan dengan mencetak dua gol penyeimbang bagi Roma.

Ia mengungkapkan bahwa Balerdi bersama Marten de Roon merupakan pemain yang memiliki karakter kepemimpinan kuat sejak bergabung dengan tim.

“Saya sudah mengatakan sejak awal musim bahwa Balerdi dan De Roon adalah pemimpin di tim mereka sebelumnya. Keduanya merupakan kapten dan langsung mampu beradaptasi dengan tim,” jelas Gasperini.

Ia menilai kontribusi keduanya dalam beberapa pekan terakhir sangat luar biasa dan membantu memperkuat karakter permainan Roma.

“Saya sangat senang Balerdi mencetak dua gol. Dia merupakan aset yang sangat penting bagi tim,” tegasnya.

Hasil imbang melawan Napoli menjadi tambahan modal berharga bagi Roma untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Performa mereka menunjukkan bahwa dengan disiplin, kepercayaan diri, dan semangat pantang menyerah, Roma memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim terbaik di Serie A. (*/legaseriea.it/asroma.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *