PANGKALPINANG, DAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi menunjuk Ustaz Novendra sebagai Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Babel dalam pelantikan badan dan sayap partai yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Babel, Sabtu (13/6/2026). Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Babel, Didit Srigusjaya, di hadapan jajaran pengurus partai, perwakilan DPP PDI Perjuangan, serta kader yang hadir dalam agenda konsolidasi dan penguatan struktur organisasi partai.
Usai dilantik, Ustaz Novendra menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan Bamusi akan menjadi wadah yang memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Insyaallah, di kepengurusan yang baru kami akan berusaha menjadikan Baitul Muslimin Indonesia berkomitmen untuk memperkuat dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, meningkatkan kualitas pembinaan umat, mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebangsaan, serta berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, adil, dan sejahtera,” ujarnya.
Menurut Ust. Noven – sapaan akrab-, semangat kebersamaan akan menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi agar Bamusi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bangka Belitung.
“Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kami siap melanjutkan perjuangan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat, bangsa, dan negara,” katanya.
Ust. Noven juga meminta dukungan serta arahan dari para pengurus Bamusi terdahulu dan senior PDI Perjuangan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan program organisasi secara maksimal.
“Kami mohon bimbingannya kepada para pejuang Bamusi sebelumnya dan para senior perjuangan agar senantiasa memberikan arahan kepada kami, sehingga kami bisa semaksimal mungkin berjuang bersama di Baitul Muslimin Indonesia,” ujarnya.
Pelantikan badan dan sayap partai tersebut merupakan bagian dari konsolidasi internal PDI Perjuangan Babel dalam memperkuat peran organisasi sekaligus mempersiapkan berbagai agenda politik, sosial, dan kemasyarakatan ke depan. (*/red)














