BANGKA BARAT, DAN – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membuka Posko Mudik Lebaran Konseling Keluarga dan Pelayanan KB bagi para pemudik di Pelabuhan Tanjung Kalian. Posko mudik ini beroperasi pada 16–19 Maret 2026 (7–10 Syawal 1447 H) dan dibuka setiap hari pukul 08.00–15.00 WIB untuk melayani masyarakat yang melintas di jalur mudik utama Babel.
Melalui posko tersebut, pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan, mulai dari konseling keluarga, pelayanan Keluarga Berencana (KB), konseling kesehatan reproduksi, hingga pemeriksaan kesehatan dasar bagi pemudik yang membutuhkan. Selain itu, posko juga menyediakan edukasi pencegahan stunting serta edukasi pembangunan keluarga bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait kesehatan dan perencanaan keluarga.
Untuk mendukung kenyamanan pemudik selama perjalanan, posko ini juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas ramah keluarga, seperti ruang laktasi bagi ibu menyusui, ruang ramah anak, tempat istirahat pemudik, serta sarana ibadah.
Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi menyampaikan bahwa keberadaan posko ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Momentum mudik Lebaran adalah waktu berkumpul bersama keluarga. Melalui Posko Mudik ini, kami ingin memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman, sekaligus memberikan akses layanan keluarga, kesehatan, dan edukasi yang bermanfaat,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat “Mudik Aman dan Nyaman Bersama Keluarga”, posko tersebut diharapkan menjadi ruang pelayanan publik yang ramah dan informatif bagi pemudik, sekaligus membantu masyarakat menjaga kesehatan serta keharmonisan keluarga selama perjalanan.
Masyarakat yang melintas di Pelabuhan Tanjung Kalian diimbau untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia serta beristirahat sejenak di posko apabila membutuhkan layanan kesehatan maupun informasi terkait keluarga.
Pelaksanaan Posko Mudik Lebaran Konseling Keluarga dan Pelayanan KB ini juga merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional di berbagai wilayah Indonesia.
Pada tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN menghadirkan 69 Posko Mudik yang tersebar di 31 provinsi di Indonesia. Posko-posko tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis seperti bandara, terminal, pelabuhan, dan rest area jalur utama mudik guna memastikan layanan kesehatan dan informasi keluarga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik Lebaran. (*/red)













