PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini melalui Lomba Senam Anak Pangkalpinang Sehat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 9–10 September 2026, di halaman Kantor DPMPTSP Kota Pangkalpinang itu melibatkan anak-anak sekolah dasar sekaligus menjadi sarana menanamkan kekompakan dan sportivitas.
Lomba tersebut mengusung tema “Melalui Senam Anak Pangkalpinang Sehat Kita Bentuk Generasi Sehat, Aktif, Kompak dan Berkarakter”. Selain menjadi ruang bagi anak-anak untuk berolahraga, kegiatan ini diarahkan sebagai bagian dari pembiasaan pola hidup sehat dan penguatan karakter sejak bangku sekolah dasar.

Lomba dibuka Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin bersama istrinya dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang tersebut turut memberikan semangat kepada para peserta yang mengikuti perlombaan.
Saparudin mengatakan, kegiatan senam tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar prestasi dalam perlombaan. Menurutnya, aktivitas tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan kepada anak-anak pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
Wali Kota menilai kondisi fisik yang sehat memiliki kaitan erat dengan kemampuan anak dalam mengikuti proses belajar di sekolah. Karena itu, kebiasaan hidup sehat perlu ditanamkan sejak pendidikan dasar agar menjadi bagian dari keseharian anak.
“Ini salah satu upaya kita menyosialisasikan kesehatan agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarsekolah,” ujarnya.

Menurut Saparudin, manfaat aktivitas senam tidak hanya berkaitan dengan kebugaran tubuh. Olahraga yang dilakukan secara bersama-sama juga dapat melatih kekompakan, membangun interaksi positif, serta memberikan pengalaman sosial bagi anak-anak.
Karena itu, Saparudin meminta peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Suasana perlombaan, kata dia, harus tetap menjadi pengalaman yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat menikmati aktivitas olahraga tanpa kehilangan semangat bermain dan belajar.
“Dengan senam kita bisa menyehatkan jasmani dan rohani, menambah kekompakan,” katanya.
Saparudin juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai sportivitas dalam setiap kompetisi. Anak-anak perlu diberikan ruang untuk belajar menerima hasil perlombaan, menghargai peserta lain, sekaligus menikmati proses yang mereka jalani.
“Lomba ini untuk memberikan kegiatan yang positif dan memupuk sportivitas. Lomba seperti ini harus bergembira dan bersenang-senang,” ujarnya.

Lomba Senam Anak Pangkalpinang Sehat juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-269 Kota Pangkalpinang. Pemerintah kota berharap kegiatan olahraga yang melibatkan anak-anak dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk menjaga kebugaran tetapi juga membangun karakter dan kebiasaan hidup sehat.
Melalui kegiatan tersebut, senam diharapkan tidak berhenti sebagai aktivitas fisik semata. Gerakan yang dilakukan bersama menjadi bagian dari proses pendidikan untuk menanamkan disiplin, kekompakan, keberanian tampil, kemampuan bekerja sama, dan sikap menghargai orang lain sejak usia sekolah. (*/tim)















