Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Siapkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Siswa

×

Pemkot Pangkalpinang Siapkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Siswa

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG. DAN – Sekitar 1.000 siswa di Kota Pangkalpinang bakal menerima bantuan seragam dan perlengkapan sekolah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program bantuan pendidikan yang menjadi salah satu visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin dan Desy Ayutrisna.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin mengatakan, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh calon penerima melalui proses verifikasi. Saat ini, Pemkot Pangkalpinang masih melakukan pengadaan sejumlah kebutuhan bantuan pendidikan, termasuk seragam, perlengkapan sekolah, serta bantuan dalam bentuk uang tunai.

Menurut Saparudin, proses verifikasi diperlukan untuk memastikan data penerima, terutama siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan dan belum tercatat dalam data penerima bantuan. Proses tersebut menjadi salah satu alasan penyaluran bantuan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Ya karena kan ini, yang mau menerima kan yang sekarang, kan harus diverifikasi dulu rupanya. Harusnya kemarin bisa tidak terlambat karena kan anaknya kan baru masuk sekolah,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Program bantuan pendidikan tersebut menyasar siswa mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kota Pangkalpinang. Pemkot Pangkalpinang saat ini masih mempersiapkan pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah sebelum bantuan disalurkan kepada para penerima.

Saparudin menegaskan, mekanisme penyaluran akan menyesuaikan kesiapan data penerima serta proses pengadaan bantuan. Dengan mekanisme tersebut, pemerintah daerah berharap bantuan dapat diberikan kepada siswa yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima.

Ke depan, Pemkot Pangkalpinang membuka peluang untuk menambah jumlah penerima bantuan pendidikan tersebut. Namun, perluasan cakupan program akan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

“Ya insyaallah tambah banyak nanti. Nanti kita sesuaikan anggaran ya,” katanya. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *