BangkaDaerahPendidikan & Budaya

MINDucation Kembali Hadir, MIND ID dan PT TIMAH Dampingi Siswa Pemali Kejar Kampus Impian

×

MINDucation Kembali Hadir, MIND ID dan PT TIMAH Dampingi Siswa Pemali Kejar Kampus Impian

Sebarkan artikel ini

BANGKA – MIND ID bersama PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat dukungan di bidang pendidikan melalui program MINDucation, yang dirancang untuk membantu siswa Pemali Boarding School mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Program MINDucation merupakan kolaborasi MIND ID, PT TIMAH dan Ruangguru yang telah berjalan sejak 2024. Memasuki tahun ketiga, program ini kembali dilanjutkan melalui kegiatan Graduation & Onboarding Program MINDucation X Timah dengan tema “Pass It Forward – One Step Closes, One Step Begins” yang berlangsung di Pemali Learning Center PT TIMAH Tbk, Kabupaten Bangka, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pelepasan peserta MINDucation angkatan 2025/2026 sekaligus penyambutan peserta baru angkatan 2026/2027 yang turut dihadiri Division Head CSR MIND ID, Satya Nugraha, Division Head CSR PT TIMAH (Persero) Tbk Rahmat Taufik, Senior Manager Ruang Guru Lathifah Fauziyyah, Kepala Sekolah SMAN 1 Pemali Eflina serta puluhan pelajar Pemali Boarding School PT TIMAH kelas XI dan XII.

MINDucation dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan akademik maupun nonakademik sebagai persiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Program ini merupakan langkah nyata MIND ID dan PT TIMAH dalam mendukung generasi emas 2045.

Division Head of CSR MIND ID, Satya Nugraha, mengatakan MINDucation merupakan bentuk kolaborasi MIND ID dan PT TIMAH untuk mendukung siswa Pemali Boarding School mendapatkan akses pendidikan dan persiapan yang lebih baik menuju perguruan tinggi.

“Program ini sudah kita inisiasi sejak 2024 dan hari ini memasuki tahun ketiga. Kami berharap program ini terus memberikan manfaat bagi adik-adik di Pemali Boarding School, khususnya dalam mempersiapkan diri menghadapi perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menyebut, pada tahun sebelumnya terdapat 72 peserta yang mengikuti program. Dari hasil pendampingan tersebut, para siswa kelas XII banyak yang sudah diterima perguruan tinggi negeri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pendampingan yang dilakukan melalui MINDucation memberikan dampak positif bagi para siswa.

Program ini memberikan ruang bagi siswa kelas XI dan XII untuk meningkatkan kemampuan akademik, membangun kedisiplinan, melatih manajemen waktu, serta menumbuhkan sikap pantang menyerah dalam menghadapi proses seleksi perguruan tinggi.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi ditujukan untuk memotivasi siswa, mengembangkan potensi berpikir, menguatkan tekad, membentuk kedisiplinan dan sifat pantang menyerah,” ujarnya.

Dukungan pembelajaran juga diberikan melalui berbagai fitur Ruangguru, mulai dari pembelajaran daring, live teaching, try out, hingga pendampingan dan mentorship.

Senior Manager Ruangguru, Lathifah Fauziyyah, mengatakan program tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menjalani proses pembelajaran secara konsisten selama satu tahun sebelum memasuki tahapan baru di perguruan tinggi.

“Setelah melewati 12 bulan penuh perjuangan, hari ini kita melepas angkatan 2025/2026 dan menyambut angkatan 2026/2027. Melalui try out, mentorship dan berbagai pendampingan, para siswa mendapatkan bekal untuk menghadapi seleksi perguruan tinggi,” katanya.

Ia berharap peserta angkatan baru dapat menjalani proses tersebut dengan penuh semangat dan memanfaatkan seluruh fasilitas pembelajaran yang tersedia.

Bagi para peserta dan alumni MINDucation, program ini bukan hanya memberikan materi pembelajaran, tetapi juga pengalaman dan strategi untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi perguruan tinggi.

Salah satu alumni, Hikmal Hamsyah, berpesan kepada peserta baru agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan.

“Kesempatan tidak datang dua kali. Kalau ada kesempatan, ambil dan tancap gas. Bagi adik-adik yang sedang belajar, manfaatkan dan maksimalkan fasilitas yang ada,” katanya.

Hal senada disampaikan Rizki Setiawan. Menurutnya, program MINDucation sangat baik dan akan semakin memberikan dampak apabila peserta menjalaninya dengan konsisten.

“Program ini sangat bagus, tetapi yang paling penting adalah konsistensi. Manfaatkan program ini seoptimal mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, peserta kelas XI Gevan Stefanus mengaku terbantu dengan kehadiran MINDucation dan Ruangguru. Ia dapat memanfaatkan aplikasi pembelajaran untuk mempelajari materi lebih awal serta mengejar materi yang belum dipahami di sekolah.

“Ketika duduk di kelas XI dan menggunakan aplikasi Ruangguru, saya sangat terbantu. Materinya lengkap sehingga saya bisa belajar lebih awal dan mengejar materi yang tertinggal,” katanya.

Gevan berharap program tersebut terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa mendapatkan kesempatan dan wawasan untuk mempersiapkan masa depan mereka.

Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI) pada program studi Terapi Okupasi.

Peserta lainnya, Ulfia Maharani, juga merasakan manfaat MINDucation dalam mempersiapkan diri menghadapi UTBK. Saat ini duduk di kelas XI, Ulfia mulai menyusun strategi dan mempersiapkan diri untuk mengejar kampus serta program studi yang menjadi tujuannya.

Menurut Ulfia, berbagai fitur pembelajaran Ruangguru membantunya memahami materi yang belum dikuasai sekaligus mengejar ketertinggalan pelajaran. Ulfia menargetkan dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada program studi Psikologi.

“Saya berharap bisa terus bersemangat dan yang paling penting konsisten dalam mengikuti program ini untuk mencapai tujuan,” ujarnya. (timah.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *