Nasional & InternasionalOlahraga

Duel Iberia Tersaji di 16 Besar Piala Dunia 2026, Spanyol dan Portugal Lolos dengan Cara Berbeda

×

Duel Iberia Tersaji di 16 Besar Piala Dunia 2026, Spanyol dan Portugal Lolos dengan Cara Berbeda

Sebarkan artikel ini
Selebrasi Kapten Portugal, C. Ronaldo usai berhasil mengeksekusi gol ke-11-nya di Piala Dunia. (sumber foto: fifa.com)

DUEL panas sesama tim Semenanjung Iberia dipastikan tersaji pada Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026. Spanyol dan Portugal sama-sama memastikan tiket ke fase berikutnya usai menyingkirkan lawan mereka di Babak 32 Besar pada Kamis (3/7/2026) WIB.

Spanyol melangkah dengan penuh dominasi setelah membungkam Austria 3-0 di Los Angeles Stadium. Sementara Portugal harus bekerja keras hingga menit-menit akhir untuk menundukkan Kroasia 2-1 dalam laga dramatis di Toronto Stadium.

La Roja tampil sejak awal dengan permainan menyerang. Peluang pertama langsung hadir melalui Lamine Yamal pada menit pertama, sebelum akhirnya Mikel Oyarzabal memecah kebuntuan pada menit ke-36 memanfaatkan umpan mendatar Marc Cucurella.

Keunggulan Spanyol bertambah pada babak kedua melalui sundulan Pedro Porro pada menit ke-66 yang sekaligus menjadi gol perdananya bersama tim nasional. Oyarzabal kemudian memastikan kemenangan dengan gol keduanya pada menit ke-89 setelah kembali menerima umpan dari Cucurella.

Kemenangan 3-0 tersebut menjadi kemenangan pertama Spanyol di fase gugur Piala Dunia sejak keberhasilan mereka menjuarai turnamen pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Selain kemenangan meyakinkan, Spanyol juga mencatat rekor baru melalui penjaga gawang Unai Simon. Catatan nirbobolnya yang mencapai 519 menit di Piala Dunia menjadi rekor baru sepanjang sejarah turnamen, melampaui rekor legenda Italia Walter Zenga yang bertahan sejak 1990.

Penampilan impresif Lamine Yamal membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan, meski tidak mencetak gol.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku puas dengan performa anak asuhnya, namun menegaskan timnya masih harus terus berkembang menghadapi tantangan yang lebih berat di babak selanjutnya.

Di pertandingan lain, Portugal harus melewati laga yang jauh lebih menegangkan saat menghadapi Kroasia.

Kroasia lebih dulu unggul melalui Ivan Perisic pada menit ke-53 setelah memanfaatkan umpan Josip Stanisic.

Portugal baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui eksekusi penalti Cristiano Ronaldo setelah pelanggaran terhadap Renato Veiga dikonfirmasi melalui VAR.

Gol tersebut menjadi gol pertama Ronaldo di fase gugur Piala Dunia sekaligus menjadikannya pemain tertua yang pernah mencetak gol pada babak gugur turnamen tersebut di usia 41 tahun.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Goncalo Ramos muncul sebagai pahlawan. Penyerang Portugal itu menanduk umpan silang Rafael Leao pada menit ke-90+4 untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi Selecao.

Kroasia sebenarnya sempat mencetak gol pada penghujung laga, namun dianulir VAR karena posisi offside.

Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan berkat kepemimpinannya serta gol penting yang membangkitkan semangat Portugal.

Hasil tersebut memastikan laga akbar Spanyol kontra Portugal pada Babak 16 Besar yang akan berlangsung di Dallas pada 6 Juli mendatang. Pertemuan dua kekuatan besar Eropa ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di Piala Dunia FIFA 2026, mempertemukan generasi muda Spanyol yang tengah bersinar dengan Portugal yang masih mengandalkan pengalaman Cristiano Ronaldo. (*/sumber: fifa.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *