ROMA, DAN – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengaku puas dengan kondisi timnya setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Lecce pada Senin malam waktu setempt (31/8/2026). Kemenangan tersebut menjadi awal yang impresif bagi Roma. Gasperini menilai para pemainnya menunjukkan kondisi fisik dan mental yang sangat baik, meski harus menjalani pertandingan dalam cuaca yang sangat panas.
“Saya harus mengatakan bahwa kami berada dalam kondisi yang bagus. Kami sudah memainkan dua pertandingan dalam cuaca yang sangat panas, sementara pramusim juga berlangsung dalam kondisi yang sama. Namun, para pemain telah bekerja dengan sangat baik,” ujarnya.
Pelatih asal Italia itu juga menyebut skuad Roma semakin lengkap setelah sejumlah pemain yang sebelumnya terlambat bergabung mulai kembali. Ia menyebut Manu Kone, Leonardo Balerdi, dan beberapa pemain lainnya.
“Sekarang kami mulai melihat para pemain yang datang belakangan. Skuad ini mulai menyatu. Kami juga telah mendatangkan beberapa pemain baru,” katanya.
Gasperini bahkan mengaku sudah tidak sabar menunggu bursa transfer ditutup agar perhatian tim sepenuhnya kembali kepada sepak bola.
“Kami hanya perlu menunggu bursa transfer akhirnya ditutup besok karena saya sudah cukup dengan semua ini. Setelah itu, kami bisa berbicara tentang sepak bola dan tidak ada yang lain,” ujarnya.
Melihat Potensi Roma Sejak Musim Lalu
Gasperini kemudian ditanya mengenai keyakinannya terhadap Roma sejak musim lalu, ketika sebagian pihak di Roma hanya memperkirakan tim tersebut mampu finis di posisi keenam. Menurutnya, Roma sejak awal memiliki sejumlah pemain berkualitas tinggi. Yang dibutuhkan hanyalah tambahan pemain dengan kualitas serupa untuk meningkatkan level tim.
“Saya tidak tahu apa yang dipikirkan orang lain, tetapi bagi saya cukup jelas bahwa kami memiliki beberapa pemain dengan kualitas terbaik. Jika ingin meningkatkan level lebih jauh, kami hanya perlu menambahkan beberapa pemain dengan kualitas serupa,” tuturnya.
Namun, Gasperini menilai kualitas teknis bukan satu-satunya kekuatan Roma. Menurutnya, karakter dan kecintaan para pemain terhadap klub menjadi modal penting.
“Yang lebih penting, ini adalah tim dengan nilai-nilai yang luar biasa. Mereka tidak pernah menghindar, bahkan ketika situasi tidak berjalan dengan baik. Mereka benar-benar peduli terhadap Roma dan bermain dengan penuh gairah,” ujarnya.
“Gairah sangat fundamental dalam setiap olahraga, terutama dalam sepak bola,” lanjutnya.
Malen Disebut Memiliki Kemiripan dengan Higuain
Gasperini juga memberikan pandangannya mengenai penyerang baru Roma, Donyell Malen, yang dibandingkan dengan mantan striker Gonzalo Higuain. Menurutnya, keduanya memang memiliki sejumlah karakteristik yang mirip, terutama dalam hal kecepatan eksekusi dan kemampuan menciptakan peluang dalam waktu singkat.
“Ya, mereka memiliki beberapa atribut yang serupa, meskipun secara fisik mereka sedikit berbeda. Malen tidak sekuat Higuain,” jelasnya.
“Namun, dalam kecepatan eksekusi saat mengontrol bola dan melakukan tembakan, serta ledakan kecepatan dalam beberapa meter pertama, mereka tentu bisa dibandingkan,” tambahnya.
Dua Kemenangan 4-0 Beruntun
Roma membuka musim dengan sangat meyakinkan. Setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor 4-0, mereka kembali mencatat kemenangan identik 4-0 atas Lecce.
Gasperini mengakui timnya memang mengawali musim dengan sangat kuat.
“Kami memulai tahun ini dengan sangat kuat dan skuad berada dalam kondisi yang sangat baik saat ini,” katanya.
Ia menilai persiapan pertandingan di Inggris turut membantu perkembangan tim. Roma sebelumnya menjalani sejumlah pertandingan di Inggris dalam rangka persiapan.
“Kami pergi ke Inggris untuk memainkan beberapa pertandingan dan itu membantu kami, sangat membantu. Kami memainkan pertandingan terakhir melawan Borussia di stadion yang sulit. Rasanya hampir seperti pertandingan Liga Champions,” ujar Gasperini.
Menurutnya, para pemain Roma tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik dan kualitas teknis. Mental serta karakter justru menjadi fondasi utama.
“Saya pernah diajarkan seseorang bahwa seorang pemain pertama-tama adalah kepala dan hati, baru kemudian otot. Para pemain ini memiliki kepala dan hati. Otot dan kualitas datang setelahnya,” ucapnya.
Gasperini Ingin Roma Bermental Kuat
Gasperini juga melihat perkembangan positif dalam pemahaman permainan para pemainnya. Memasuki musim keduanya bersama Roma, ia merasa tim sudah jauh lebih memahami apa yang harus dilakukan di lapangan.
“Jelas kami sekarang memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan awal musim lalu. Tahun ini kami sudah menjalani satu musim bersama dan berkembang dalam hal kualitas sepanjang musim tersebut,” katanya.
Ia menilai peningkatan tersebut terlihat dari jumlah gol yang mampu dicetak Roma, khususnya pada paruh kedua musim lalu, serta meningkatnya kepercayaan diri para pemain untuk terus mencari gol.
Namun, Gasperini mengingatkan bahwa konsistensi mental tetap menjadi hal yang paling penting.
“Hal utama, seperti yang saya katakan sebelumnya, adalah kami harus solid dan kuat secara mental. Begitulah cara kami menghadapi setiap pertandingan,” tegasnya.
Ia menyadari tidak semua pertandingan akan berjalan semudah dua kemenangan 4-0 tersebut. Meski demikian, Gasperini percaya dengan kualitas karakter yang dimiliki skuadnya.
“Tentu tidak semua pertandingan akan berjalan seperti ini. Namun, kami memiliki kelompok yang luar biasa, sekumpulan pemain yang memiliki nilai-nilai kuat dan bertekad untuk meraih kesuksesan.”
“Kami akan melihat apa yang mampu kami capai. Tetapi jika kami membidik angka 100, kami akan mencapai 100 — bukan 99,” tegas Gasperini.
Soal Penyerang Sayap, Gasperini Pilih Berkelakar
Menjelang penutupan bursa transfer, Gasperini kembali ditanya apakah Roma masih akan mendatangkan pemain berposisi penyerang sayap.
Jawabannya justru bernada santai.
“Saya tadi menonton pertandingan. Kalian lebih tahu daripada saya!” kata Gasperini sambil menanggapi pertanyaan tersebut.
Pernyataan itu sekaligus menutup sesi wawancara Gasperini setelah kemenangan telak Roma atas Lecce. (sumber: asroma.com)














