Pangkalpinang

HLUN ke-30, Pemkot Pangkalpinang Ajak Lansia Tetap Aktif dan Produktif

×

HLUN ke-30, Pemkot Pangkalpinang Ajak Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang mengajak para lanjut usia (lansia) untuk tetap aktif, sehat, produktif, dan terus berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lantip Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Gedung H. Awi, Kecamatan Rangkui, Rabu (17/6).

Mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pangkalpinang, Agustu Afendi, mengatakan tema HLUN tahun ini, “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, menegaskan bahwa lansia tetap memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa.

“Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat Hari Lanjut Usia Nasional ke-30. Kami mengapresiasi DPD Lantip Bangka Belitung yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk perhatian kepada para lansia,” ujarnya.

Menurut Agustu, usia lanjut merupakan anugerah yang patut disyukuri dan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Ia mencontohkan sejumlah negara maju seperti Jepang dan Singapura, di mana banyak lansia tetap aktif bekerja dan menjalani kehidupan secara mandiri. Karena itu, Agustu mengajak para lansia untuk terus berinteraksi dengan lingkungan sekitar, mempererat silaturahmi, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial.

“Jangan hanya berdiam diri di rumah. Tetaplah beraktivitas, saling mengunjungi, dan mempererat silaturahmi. Selain menyehatkan, silaturahmi juga membawa keberkahan dalam kehidupan,” katanya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, peringatan HLUN ke-30 juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada lima lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

Sekretaris DPD Lantip Babel, Eti Fahriaty menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap lansia yang membutuhkan dukungan.

“Penerima santunan telah kami data sebelumnya agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Semoga kegiatan sederhana ini memberikan manfaat dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.

Eti berharap momentum HLUN dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang ramah lansia. Menurutnya, lansia memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan kontribusi yang tetap dibutuhkan sehingga perlu mendapat perhatian serta penghargaan yang layak di tengah kehidupan sosial.

“Lansia bukan kelompok yang harus dipinggirkan. Mereka memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan kontribusi yang masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tegasnya. (*/tim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *