PANGKALPINANG, DAN – Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat sinergi dengan Tim Penggerak (TP) PKK Babel melalui pertemuan yang membahas pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dalam mendukung Program Bangga Kencana dan berbagai program prioritas nasional. Pertemuan tersebut digelar pada Selasa (2/6/2026) sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting. Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Kerja 4 Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan BKKBN Babel ini dihadiri Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, jajaran pengurus TP PKK Provinsi, serta perwakilan DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pertemuan diawali dengan pemaparan Program Bangga Kencana dan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, termasuk ruang lingkup pembaruan Nota Kesepahaman yang disampaikan Ketua Tim Kerja 4 Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan, Utiwi Dardini.
Dalam kesempatan tersebut, Noni Hidayat Arsani menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan keluarga maupun pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, diperlukan gerak bersama yang terintegrasi antara PKK, organisasi perangkat daerah (OPD), dan BKKBN agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Harmonisasi dan sinergitas menjadi kunci tercapainya tujuan. PKK hadir sebagai penggerak di garda keluarga, sementara OPD dan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hadir dengan data, kebijakan, dan sumber daya. Jika iramanya sama, hasilnya pasti berlipat,” ujarnya.
Noni menambahkan, kader PKK akan terus diperkuat perannya dalam melakukan deteksi dini, konseling, hingga rujukan bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan. Sementara itu, BKKBN diharapkan mampu memastikan validitas data keluarga serta pendampingan teknis berjalan secara paralel agar pelaksanaan program di lapangan lebih terarah dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja 4 Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan, Utiwi Dardini menyampaikan bahwa pembaruan Nota Kesepahaman menjadi landasan penting dalam memperkuat kerja sama antara BKKBN dan PKK. Selain itu, sejumlah agenda strategis turut dibahas, mulai dari Program Bangga Kencana, program prioritas nasional, kolaborasi dan realisasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), hingga Program TAMASYA sebagai bagian dari penguatan edukasi keluarga dan masyarakat.
Dalam forum tersebut, DP3ACSKB Babel juga menyatakan dukungannya terhadap penguatan program prioritas, termasuk pelaksanaan Program GENTING melalui forum Corporate Social Responsibility (CSR) di tingkat kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan dapat memperluas keterlibatan berbagai mitra pembangunan, sebagaimana yang telah mulai berjalan secara masif di Kabupaten Bangka Tengah.
Melalui pertemuan ini, Kemendukbangga/BKKBN Babel berharap kolaborasi bersama TP PKK Provinsi semakin kuat dan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian Program Bangga Kencana sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas di Babel. (*/red)














