PangkalpinangPendidikan & Budaya

Pemprov dan Kabupaten/Kota di Babel Dorong Pemerataan Pendidikan lewat Sinkronisasi Kebijakan

×

Pemprov dan Kabupaten/Kota di Babel Dorong Pemerataan Pendidikan lewat Sinkronisasi Kebijakan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memperkuat sinkronisasi program pendidikan bersama pemerintah kabupaten/kota guna meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah Babel.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani mengatakan, seluruh program pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah telah diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung.

“Semua program pendidikan yang kita susun dan jalankan sudah mengarah kepada kepentingan masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul di Bangka Belitung,” ujarnya.

Sinkronisasi program dilakukan melalui koordinasi penyusunan rencana kerja pendidikan tahun 2027, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), peningkatan Harapan Lama Sekolah dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), penanganan anak tidak sekolah, hingga penguatan layanan pendidikan khusus bagi siswa SLB. Pemerintah daerah juga mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer, optimalisasi pembelajaran berbasis teknologi, implementasi pendidikan inklusi, serta pelatihan asesmen nasional untuk jenjang SD dan SMP.

Selain itu, Pemprov Babel menyiapkan operasional SLBN 1 Kelapa dan pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan. Di sektor pendidikan tinggi, Pemprov Babel menandatangani kerja sama dengan Universitas Terbuka guna memperluas akses informasi pendidikan tinggi bagi pelajar di daerah.

Pemerintah juga mendorong pengelolaan Program Indonesia Pintar yang transparan dan tepat sasaran, termasuk peningkatan layanan pendidikan di wilayah terpencil dan kepulauan. Menurut Hidayat Arsani, sinkronisasi program menjadi langkah penting agar peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan lebih efektif, mulai dari penguatan sarana-prasarana sekolah hingga peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

“Kita ingin ada kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, sekolah, dan seluruh stakeholder pendidikan sehingga mutu pendidikan di Bangka Belitung semakin meningkat,” ujarnya. (*/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *