PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali memperoleh penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) tahap kedua tahun 2026 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Mulya Jaya. Bantuan tersebut disalurkan kepada 143 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin didampingi Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna dan Kadinsos Pangkalpinang, Khotama Barka menyerahkan langsung bantuan tersebut secara simbolis di Kantor Dinsos Pangkalpinang, Kamis (21/5/2026). Dia mengatakan, bantuan itu menjadi bukti bahwa pengusulan data yang dilakukan Pemkot Pangkalpinang dinilai valid dan sesuai kondisi lapangan setelah diverifikasi langsung oleh Kementerian Sosial.
“Alhamdulillah kita mendapatkan penyaluran tahap kedua dari Sentra Mulya Jaya Kemensos. Artinya pengusulan yang kita lakukan dengan data-data valid dan benar berhasil diverifikasi secara faktual oleh Kementerian Sosial sehingga bantuan ini bisa kembali diterima masyarakat Pangkalpinang,” ujarnya.
Menurut Prof. Saparudin, bantuan tersebut juga menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi menjelang Iduladha. Selain penyaluran bantuan sosial, Pemkot Pangkalpinang sebelumnya juga menggencarkan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Kebetulan ini menjelang lebaran. Seperti saat Idulfitri lalu, kita berusaha menekan dan mengendalikan inflasi dengan cara masif memberikan bantuan kepada masyarakat serta menggelar operasi pasar. Ini salah satu upaya kita menjaga harga-harga tetap terkendali,” katanya.
Saparudin optimistis Pangkalpinang kembali mendapatkan bantuan lanjutan pada tahap berikutnya. Ia menyebut penyaluran tahap ketiga berpotensi berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Pangkalpinang pada September mendatang.
“Insya Allah nanti ada tahap ketiga lagi, kemungkinan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Pangkalpinang bulan September nanti. Alhamdulillah setiap sesi bantuan dari Kemensos, Pangkalpinang selalu mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang Khotama Barka menjelaskan bantuan yang diberikan berupa pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi masyarakat penerima manfaat. Bantuan mencakup beras, perlengkapan mandi, nutrisi, hingga bantuan peralatan usaha bagi warga yang mengajukan kebutuhan usaha produktif.
“Bantuan ini berupa beras, perlengkapan mandi, nutrisi, hingga bantuan peralatan usaha bagi masyarakat yang memang mengajukan kebutuhan usaha,” jelasnya.
Barka menambahkan, 143 penerima bantuan ditetapkan berdasarkan usulan data Dinas Sosial yang kemudian diverifikasi dan diasesmen langsung oleh tim Kementerian Sosial bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Penerima bantuan berasal dari kelompok desil satu hingga desil empat.
“Kita mengambil data dari desil satu sampai desil empat. Melihat tren sebelumnya, bantuan seperti ini bisa turun tiga sampai empat kali dalam setahun dengan bentuk bantuan yang hampir sama,” ujarnya.
Selain bantuan dari Kemensos, Dinas Sosial Pangkalpinang juga terus menyalurkan bantuan sosial lain melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk program CSR perbankan. Salah satunya bantuan kursi roda dari CSR Bank Sumsel Babel Syariah yang telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (*/tim)














