Bisnis & PariwisataPangkalpinang

Wali Kota Dorong Anak Muda Pangkalpinang Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Forbisda HIPMI Babel

×

Wali Kota Dorong Anak Muda Pangkalpinang Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Forbisda HIPMI Babel

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun ekonomi daerah melalui dunia usaha. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang digelar Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (HIPMI Babel) di Hotel Santika, Jumat (15/5/2026).

Menurut Prof. Saparudin, anak muda saat ini tidak cukup hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat. Pemerintah Kota Pangkalpinang, kata dia, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan para pengusaha muda untuk memperkuat sektor UMKM dan meningkatkan daya saing usaha lokal.

“Luar biasa, anak-anak muda sekarang harus berbisnis. Anak muda jangan hanya berpikir mencari pekerjaan, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lainnya,” ujarnya.

Wali Kota menilai keberadaan HIPMI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemkot Pangkalpinang mendukung penuh kegiatan Forbisda sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha muda, dan berbagai pemangku kepentingan ekonomi.

“Kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mendukung kegiatan Forum Bisnis Daerah ini. Kami berharap HIPMI Babel maupun HIPMI Kota Pangkalpinang terus menyokong upaya-upaya masyarakat di bidang bisnis,” katanya.

Prof. Saparudin juga meminta HIPMI aktif mendampingi pelaku UMKM, mulai dari pengembangan usaha, akses jaringan bisnis hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Ia menegaskan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam memperkuat ekonomi daerah.

“Kami memohon dukungan dari teman-teman HIPMI untuk terus mendampingi usaha-usaha masyarakat kita. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu kolaborasi bersama pengusaha muda untuk menggerakkan ekonomi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Babel, Harry Ardianto Arsani mengatakan, Forbisda menjadi momentum menggali potensi unggulan daerah yang dapat dikembangkan pengusaha lokal. Ia menyebut Babel memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pertambangan hingga pariwisata.

“Forum bisnis daerah ini bertujuan menggali potensi daerah, karena kita tahu Babel sangat kaya. HIPMI bukan hanya sekadar organisasi biasa, tapi harus hadir di pertanian, perikanan, pertambangan, kesehatan hingga pariwisata,” ujarnya.

Menurut Harry, HIPMI juga mendukung program pengembangan sentra kelapa dan aren yang tengah dipersiapkan Pemprov Babel. Program tersebut mencakup pembibitan satu juta pohon aren dengan kawasan pengembangan mencapai 109 ribu hektare.

“Ke depan, program Pak Gubernur akan menjadikan Babel sebagai sentra kelapa dan aren. Sekarang sudah mulai pembibitan satu juta pohon aren dengan luas kawasan mencapai 109 ribu hektare yang sedang diproses perizinannya,” ungkapnya.

Selain itu, HIPMI Babel turut mendorong penguatan sektor pertambangan rakyat melalui pengaturan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar masyarakat dan pengusaha lokal memiliki kepastian usaha.

“HIPMI tidak boleh jadi penonton. HIPMI harus menjadi penggerak ekonomi daerah. Kami ingin pengusaha lokal menjadi tuan rumah di Bangka Belitung,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Babel, Hidayat Arsani berharap Forbisda mampu membuka peluang usaha dan investasi lebih luas bagi generasi muda di Bangka Belitung. Ia menilai HIPMI memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor UMKM, pertanian, perdagangan dan pertambangan. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *