BANGKA BARAT, DAN – Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama PD IBI Babel menggelar Pelayanan KB Serentak di seluruh fasilitas kesehatan se-Babel dalam rangka memperingati HUT ke-75 IBI dan Hari Bidan Internasional 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 29 April hingga 22 Mei 2026 ini bertujuan meningkatkan akses layanan keluarga berencana, dengan target di Bangka Barat mencapai ratusan peserta dari kelompok KB pasca persalinan maupun non pasca persalinan.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Muntok, Bangka Barat, pada 30 Juni 2026, sekaligus menjadi momentum sosialisasi pentingnya perencanaan keluarga sehat melalui berbagai metode kontrasepsi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan keluarga di wilayah tersebut.
KBPP (Keluarga Berencana Pasca Persalinan) sendiri merupakan layanan kontrasepsi yang diberikan kepada ibu setelah melahirkan guna mengatur jarak kehamilan serta menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi Sentosa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan akses layanan KB yang merata. Pelayanan KB Serentak ini adalah langkah nyata untuk memastikan setiap pasangan usia subur mendapatkan akses yang mudah dan aman untuk merencanakan keluarga yang lebih sehat.
“Total target untuk Pelayanan KB Serentak mencakup seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 5.101 peserta yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Dengan target 352 peserta KBPP dan 288 peserta KB Non-KBPP di Bangka Barat, kami yakin dapat memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Ketua PD IBI Babel, Nurita menekankan pentingnya peran bidan dalam menyukseskan program ini.. Menurutnya, pelayanan KB Serentak ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, terutama bidan yang berperan langsung dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mendukung penuh program ini untuk menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Barat, Sarbudiono menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Dia menegaskan komitmen untuk terus mendukung program Pelayanan KB Serentak ini dan berharap lebih banyak masyarakat yang menyadari pentingnya merencanakan keluarga melalui metode yang aman dan efisien.
“Dengan adanya program ini, kami optimis bahwa keluarga di Bangka Barat akan semakin sejahtera,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, PD IBI, dan BKKBN dalam memperluas jangkauan layanan KB, termasuk ke wilayah terpencil. Dengan demikian, semakin banyak keluarga yang dapat mengakses layanan KB yang sesuai kebutuhan serta menyadari pentingnya perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas. (*/red)













