PANGKALPINANG, DAN – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum sebagai langkah strategis menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Menurut Prof. Saparudin, kerja sama yang solid dengan kejaksaan menjadi kunci agar setiap kebijakan pemerintah berjalan sesuai aturan serta terhindar dari potensi pelanggaran hukum. Ia menekankan bahwa penguatan sinergi ini telah menjadi fokus utama sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna.
“Kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan kejaksaan sangat diperlukan untuk memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai aturan, serta terhindar dari potensi pelanggaran hukum,” ujarnya, Senin (27/4/2026) malam.
Wali Kota menjelaskan, hubungan kelembagaan yang kuat akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif dan terbuka antar lembaga menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
“Hubungan antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Kejari sudah terjalin dengan baik. Hal ini terlihat dari keterlibatan Kejari dalam setiap gerak pembangunan kota, baik pengawasan keuangan negara, hingga pelaksanaannya. Sinergitas ini perlu terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat yang menjadi hilir akhir tujuan kita,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang yang baru, Rindang Onasis menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Kami mohon kerja sama dan bimbingannya dari seluruh Forkopimda. Kami berharap kehadiran kami di Pangkalpinang dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung penegakan hukum, serta pembangunan daerah,” katanya. (*/tim)













