PANGKALPINANG, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani melantik delapan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Babel, Jumat (24/4/2026). Pelantikan ini sebagai penguatan kinerja birokrasi melalui pejabat yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalitas tinggi.
Dalam sambutannya, Hidayat menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka yang objektif, akuntabel, dan transparan. Ia memastikan bahwa mekanisme tersebut dirancang untuk menghasilkan aparatur terbaik dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif.
“Pejabat yang dilantik ini sudah melalui mekanisme seleksi. Proses ini dilakukan secara objektif, akuntabel, dan transparan untuk memastikan bahwa yang terpilih adalah mereka yang memiliki kompetensi, kualifikasi, dan integritas tertinggi,” jelasnya.
Gubernur mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan secara bertanggung jawab. Para pejabat diminta menjaga integritas serta bekerja profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jangan sia-siakan jabatan ini karena ini adalah amanah. Jangan sampai terlena dan sombong, karena jabatan ini bisa berakhir sesuai dengan perbuatan bapak-bapak. Kita harus tegak lurus sesuai asta cita Presiden,” tegasnya.
Selain itu, Hidayat meminta para pejabat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami program prioritas, serta mampu mengidentifikasi persoalan dan menghadirkan solusi yang tepat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat kinerja organisasi dan pelayanan publik.
Adapun delapan pejabat yang dilantik yaitu Elius Gani sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi, Kurniawan sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, M. Yasir Mustafa sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Firdaus Alamsyah sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Yudi Suhasri sebagai Kepala Biro Organisasi, Arie Primajaya sebagai Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Reskiansyah sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Hardian sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. (*/red)













