Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Dorong PMI Perluas Kolaborasi untuk Penuhi Kebutuhan Darah

×

Pemkot Pangkalpinang Dorong PMI Perluas Kolaborasi untuk Penuhi Kebutuhan Darah

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) memperluas kolaborasi lintas sektor guna memperkuat layanan kemanusiaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah yang terus meningkat. Dorongan ini muncul seiring tingginya permintaan darah yang mencapai sekitar 50 kantong per hari di kota tersebut.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustu Effendi menegaskan bahwa peran PMI sangat vital sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. Ia menilai, penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan stok darah.

“Melihat kondisi ini, Pemkot Pangkalpinang mendorong PMI untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, guna memperkuat program kemanusiaan yang dijalankan,” ujarnya.

Menurut Agustu, tingginya kebutuhan darah tidak terlepas dari posisi Pangkalpinang sebagai pusat rujukan pasien di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kondisi ini membuat hampir seluruh kebutuhan darah pasien rujukan bermuara ke PMI Pangkalpinang.

“Artinya PMI Pangkalpinang memegang peranan yang urgent dalam penyediaan stok darah ini,” katanya.

Agustu juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang menjadikan PMI sebagai tujuan utama saat membutuhkan darah dalam situasi darurat. Hal ini menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap layanan PMI dalam penanganan medis mendesak.

“Hal-hal seperti tindakan medis, PMI tentu adalah organisasi pertama yang akan dikunjungi keluarga,” katanya.

Selain mendorong kolaborasi, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui partisipasi aktif dalam donor darah. Keterlibatan publik dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kemanusiaan di daerah.

“Ke depan saya berharap, PMI ini lebih dapat berkolaborasi, melibatkan semua, termasuk merangkul masyarakat, sehingga program-program kemanusiaan dari PMI Kota Pangkalpinang dapat terlaksana,” pungkasnya. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *