Pangkalpinang

Metode Door to Door Tingkatkan Partisipasi Warga, Pemilihan RT/RW di Pangkalpinang Berjalan Inklusif dan Transparan

×

Metode Door to Door Tingkatkan Partisipasi Warga, Pemilihan RT/RW di Pangkalpinang Berjalan Inklusif dan Transparan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin atau yang akrab disapa Prof. Udin turun langsung memantau pelaksanaan pemilihan Ketua RT dan RW dengan metode door to door di Kelurahan Rawa Bangun, Sabtu (18/4/2026). Kehadiran orang nomor satu di Pangkalpinang ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan proses demokrasi di tingkat lingkungan berjalan efektif, inklusif, dan sesuai ketentuan.

Didampingi camat, lurah, serta Ketua Tim 7 setempat, Wali Kota menyusuri lingkungan warga untuk melihat langsung proses pemungutan suara. Metode jemput bola dilakukan dengan mendatangi rumah warga satu per satu, di mana panitia membawa kotak suara langsung ke kediaman pemilih.

Menurut Prof. Udin, pendekatan ini menjadi solusi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas. Selain itu, metode ini dinilai mampu memastikan seluruh warga tetap mendapatkan hak pilih tanpa hambatan.

“Metode ini mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, sehingga hak pilih benar-benar tersalurkan,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa RT dan RW memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, sosok yang terpilih diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan warga.

“RT dan RW adalah garda terdepan dalam pelayanan. Mereka harus peka terhadap kebutuhan warga dan mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik dengan pemerintah,” tegasnya.

Di lokasi berbeda, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna turut menyalurkan hak pilihnya dalam pemilihan RT/RW di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, tepatnya di RT 04. Kehadirannya sebagai warga menunjukkan pentingnya partisipasi langsung dalam menentukan kepemimpinan di tingkat lingkungan.

Cece Dessy -sapaan akrab Wawako- mengikuti seluruh prosedur pemungutan suara yang telah ditetapkan panitia, mulai dari pendaftaran hingga masuk ke bilik suara. Dia juga mengapresiasi pelaksanaan pemilihan yang berjalan tertib dan mencerminkan kedewasaan demokrasi masyarakat.

“Saya datang sebagai warga, sama seperti yang lain, untuk menyalurkan hak pilih dalam menentukan pemimpin di lingkungan. Ini bagian dari tanggung jawab kita sebagai masyarakat,” ujarnya.

“Saya melihat prosesnya berjalan dengan sangat baik, tertib, dan teratur. Ini menunjukkan bahwa masyarakat kita sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi, bahkan di tingkat RT dan RW,” katanya.

Menurut Cece Dessy, pemilihan RT/RW memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, kualitas proses pemilihan menjadi hal yang perlu diperhatikan bersama.

“RT dan RW itu garda terdepan. Mereka yang paling dekat dengan masyarakat, yang memahami kondisi lingkungan secara langsung. Jadi pemilihannya harus benar-benar diperhatikan,” ungkapnya.

Dessy juga mengajak masyarakat untuk aktif menggunakan hak pilih serta menjaga suasana tetap kondusif selama proses berlangsung. Ia menilai partisipasi warga menjadi indikator kuatnya kepedulian terhadap lingkungan.

“Kalau partisipasi tinggi, artinya masyarakat peduli. Ini yang kita harapkan, karena pembangunan itu dimulai dari lingkungan terkecil,” jelasnya. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *