PANGKALPINANG, DAN – Karang Taruna Kelurahan Temberan kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu dan kaum duafa pada Ramadan tahun ini. Sebanyak 380 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Temberan, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan sosial tahunan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, bersama Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin. Pemerintah Kota Pangkalpinang memberikan apresiasi atas konsistensi Karang Taruna Temberan yang terus menjalankan program kepedulian sosial kepada masyarakat.

Prof Saparudin menyampaikan bahwa kegiatan berbagi santunan kepada yatim piatu dan kaum dhuafa di Kelurahan Temberan merupakan inisiatif dari Karang Taruna setempat. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif pemuda dalam membantu masyarakat di lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Temberan. Semoga dari kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya masyarakat Temberan,” ujarnya.
Wali Kota juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi contoh bagi Karang Taruna di wilayah lain agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa dijadikan contoh oleh Karang Taruna lainnya agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Temberan, Iswansyah mengatakan, kegiatan santunan tersebut sudah menjadi tradisi yang terus dipertahankan oleh Karang Taruna Temberan. Ia menyebutkan kegiatan ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan tetap berjalan meskipun sempat menghadapi masa pandemi Covid-19.
“Semenjak saya menjabat lurah selama 8 tahun, kegiatan ini masih terus berjalan. Walaupun pada masa Covid tahun lalu masih tetap berjalan. Kegiatan ini merupakan komitmen dari Karang Taruna Temberan hingga kini masih terus berjalan hingga ke-16 kali,” ungkapnya.

Iswansyah menuturkan bahwa kegiatan berbagi santunan tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan dengan sasaran anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Dalam dua tahun terakhir, program tersebut juga mulai menyasar guru ngaji sebagai penerima manfaat.
“Total jumlah paket sebanyak 380. Sasarannya yatim piatu dan kaum dhuafa. Untuk guru ngaji baru dua tahun belakangan masuk dalam program berbagi Karang Taruna,” tutupnya. (*/tim)














