PangkalpinangPolitik, Hukum & Kriminal

Dosen di Babel Dilaporkan Istri, Polisi Selidiki Dugaan KDRT

×

Dosen di Babel Dilaporkan Istri, Polisi Selidiki Dugaan KDRT

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Permasalahan rumah tangga yang dialami pasangan berinisial K.U.R (38) dan istrinya R.M (31) kini tengah diproses oleh pihak kepolisian setelah R.M melaporkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke Polda Bangka Belitung. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/23/II/2026/SPKT/POLDA BABEL pada 9 Februari 2026.

Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi pada 25 Januari 2026 di kediaman mereka di kawasan Gerunggang, Pangkalpinang. Dalam keterangannya, R.M menyampaikan bahwa peristiwa tersebut berawal dari percakapan rumah tangga terkait komunikasi suaminya dengan seorang perempuan lain. Isu tersebut, menurutnya, telah beberapa kali menjadi sumber persoalan dalam hubungan mereka.

Dalam laporannya, R.M mengaku mengalami tindakan fisik saat peristiwa tersebut terjadi. Ia menyebut sempat dipukul di bagian lengan, dicekik, serta terdorong hingga tubuhnya membentur keras. Akibat kejadian itu, ia mengaku mengalami lebam di beberapa bagian tubuh serta tekanan emosional.

Menurut R.M, persoalan dugaan perselingkuhan sebelumnya juga pernah muncul dalam rumah tangga mereka. Ia mengatakan pernah menemukan sejumlah indikasi hingga sempat mendapati langsung suaminya bersama perempuan yang ia curigai.

“Ini bukan kali pertama. Saya sudah lama diam, bahkan saya pernah menggerebek langsung dia dengan perempuan itu. Saya hanya ingin proses hukum berjalan. Saya capek, ingin keadilan,” tegas R.M saat ditemui wartawan, Minggu (1/3/2026).

R.M juga berharap institusi tempat suaminya bekerja dapat memberikan perhatian terhadap persoalan yang sedang berlangsung. Menurutnya, lingkungan akademik perlu menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab. Ia mengatakan telah berkomunikasi dengan penyidik Polda Bangka Belitung dan mendapat informasi bahwa K.U.R dijadwalkan akan dipanggil untuk pemeriksaan awal.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, K.U.R belum memberikan keterangan resmi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *