PangkalpinangPendidikan & Budaya

Parenting Class MAN 1 Pangkalpinang Hadirkan Warek UBB, Tekankan Pentingnya Perencanaan Kuliah Sejak Dini

×

Parenting Class MAN 1 Pangkalpinang Hadirkan Warek UBB, Tekankan Pentingnya Perencanaan Kuliah Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pangkalpinang menggelar kegiatan Parenting Class dengan menghadirkan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama Universitas Bangka Belitung (UBB), Dr. Hamsani, S.E., M.Sc. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi orang tua dan siswa untuk memperoleh wawasan langsung terkait pentingnya perencanaan pendidikan tinggi sejak dini.

Acara tersebut berlangsung di Aula Gedung MAN 1 Pangkalpinang, Rabu (21/1/2026), dan diikuti oleh para wali murid serta siswa kelas akhir. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat peran orang tua dalam mendukung kesiapan akademik, mental, dan perencanaan karier anak menuju jenjang perguruan tinggi.

Kedatangan Wakil Rektor UBB disambut langsung oleh Kepala MAN 1 Pangkalpinang, Drs. Sulaiman, M.Pd. Ia didampingi Wakil Kepala Bidang Kurikulum Al Iksan, M.Pd.Ing, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Fariyani, Ketua Komite MAN 1 Pangkalpinang Muhammad Harris Munandar, M.Ag, para guru, serta orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Sulaiman menegaskan bahwa kegiatan Parenting Class ini merupakan kesempatan berharga bagi orang tua dan siswa untuk memperoleh pemahaman yang utuh terkait persiapan masa depan. Ia menekankan pentingnya membangun kemandirian anak serta perencanaan karier yang matang sejak jenjang pendidikan menengah.

“Hari ini adalah kesempatan emas. Kita ingin mendengar langsung, berbagi pengalaman, dan mendapatkan pemahaman mengenai persiapan yang harus dilakukan sejak dini, terutama dalam membangun kemandirian anak serta perencanaan karier, termasuk dukungan ekonomi dan semangat bagi para siswa,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Dr. Hamsani menekankan bahwa keberhasilan anak dalam menempuh pendidikan tinggi tidak semata ditentukan oleh faktor ekonomi. Menurutnya, perencanaan dan fokus orang tua justru menjadi faktor krusial dalam menyukseskan pendidikan putra-putri mereka.

“Penyebab utama kegagalan orang tua dalam menyukseskan putra-putri bukan karena faktor ekonomi, namun karena kurang perencanaan dan fokus,” tuturnya.

Hamsani menjelaskan, kurangnya perencanaan sering kali membuat orang tua dan siswa tidak maksimal dalam menggali informasi perkuliahan. Dampaknya terlihat pada pemilihan jurusan yang kurang tepat hingga minimnya pemanfaatan informasi beasiswa sebagai solusi pembiayaan pendidikan.

Hamsani juga mengajak para orang tua untuk memperbaiki pola pandang dalam mendukung anak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurutnya, kuliah tidak hanya bertujuan meningkatkan taraf ekonomi, tetapi juga membentuk kekayaan intelektual dan kerangka berpikir yang lebih matang.

“Jangan sampai membahas perkuliahan dengan kemungkinan ekonomi lebih baik sebagai pemikiran utama, namun bagaimana dengan kerangka berpikir yang lebih baik itu membuat anak-anak dari bapak-ibu di sini lebih bijak dalam menghadapi setiap masalah dan tidak mudah terpengaruh informasi tidak benar,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hamsani juga menyampaikan informasi mengenai penambahan sejumlah program studi baru di Universitas Bangka Belitung. Program studi tersebut meliputi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Ilmu Komunikasi, dan Hubungan Internasional. Ia berharap informasi ini dapat mendorong orang tua untuk semakin mendukung minat anak-anak mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dukungan tersebut dinilai penting guna meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2026.

“Saya berharap Bapak dan Ibu dapat lebih mendukung minat dan semangat anak-anak untuk berkuliah selepas dari jenjang menengah atas ini agar angka APK Perguruan Tinggi di Bangka Belitung tahun 2026 meningkat,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN 1 Pangkalpinang, Fariyani menyampaikan bahwa kuliah bukan sekadar melanjutkan jenjang pendidikan. Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan sarana penting untuk membangun kualitas hidup anak di masa depan.

“Kami berharap orang tua yang hadir sekarang menjadi rekan untuk menguatkan semangat anak-anak untuk memperoleh pendidikan lebih baik, selain kami para guru yang melakukannya. Biarlah usaha ini menjadi investasi dunia akhirat kita,” ujarnya. (*/ubb.ac.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *