PANGKALPINANG, DAN – Masjid Al Aziz Pangkalpinang kembali menegaskan perannya sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat melalui Khitanan Massal Yatim dan Dhuafa yang dirangkai dengan Festival Anak Muslim, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, PhD, didampingi sang istri, Susanti, S.E.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 32 anak mengikuti khitanan massal, sementara 70 anak ambil bagian dalam berbagai perlombaan islami. Perlombaan tersebut meliputi nasyid, ceramah anak, serta lomba menggambar dan mewarnai bertema keislaman.
Sejak pagi hari, suasana Masjid Al Aziz dipenuhi anak-anak, orang tua, dan warga sekitar yang ikut menyemarakkan kegiatan. Antusiasme peserta dan masyarakat tampak sejak proses registrasi hingga rangkaian acara berlangsung.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa khitanan tidak semata-mata berkaitan dengan aspek kesehatan medis. Menurutnya, khitanan juga merupakan bagian dari pembentukan karakter serta kesehatan lahir dan batin anak. Ia mengapresiasi konsistensi pengurus Masjid Al Aziz yang selama puluhan tahun menjadikan masjid sebagai ruang pembinaan generasi muda.
“Anak-anak yang terbiasa beraktivitas di masjid akan mencintai masjid, mencintai Allah SWT, agamanya, dan Rasulullah SAW. Dampaknya bukan hanya untuk pribadi anak, tetapi juga bagi kehidupan sosial mereka,” ujar Prof. Saparudin.
Lebih lanjut, Prof. Udin menekankan pentingnya masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat yang tidak terbatas pada ibadah ritual semata. Menurutnya, masjid juga harus menjadi ruang kebersamaan dan penguatan nilai-nilai sosial.
Menjelang musim hujan, Wali Kota turut mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong di tingkat RT dan RW. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir potensi banjir di Kota Pangkalpinang.
Ketua Panitia sekaligus Ketua DKM Masjid Al Aziz, Ustadz Han Syafarian, S.E. menjelaskan bahwa khitanan massal ini telah dilaksanakan secara konsisten sejak Masjid Al Aziz berdiri pada 1968. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ke-57 dari kegiatan tersebut. Ia menyebutkan, dalam dua tahun terakhir, khitanan massal dipadukan dengan Festival Anak Muslim sebagai bagian dari syiar Islam yang ramah anak.
“Ini ikhtiar kami menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada masjid dan agama. Alhamdulillah, dukungan masyarakat dan para donatur terus mengalir,” ujarnya.
Ustadz Han juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, termasuk para relawan dan rekan-rekan wartawan. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi kunci keberlanjutan kegiatan tersebut.
Rangkaian acara berlangsung tertib, mulai dari arak-arakan peserta, pembacaan kalam ilahi, sambutan, hingga pelaksanaan khitanan dan perlombaan anak. Kegiatan ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan antara panitia, peserta, dan masyarakat. (*/red)














