PANGKALPINANG, DAN – Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Sabtu (20/12/2025), tampak lebih riuh dari biasanya. Sekitar 700 atlet muda ambil bagian dalam pembukaan Kejuaraan Babel Golden Track and Field Tahun 2025, sebuah ajang atletik yang digadang-gadang menjadi pintu awal lahirnya bibit prestasi baru Bangka Belitung.
Kejuaraan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Dessy menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai latar belakang usia dan sekolah. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai ratusan menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga atletik di Pangkalpinang.
“Melihat semangat anak-anak hari ini, dengan jumlah peserta mencapai 700 orang, tentu kita sangat berbangga. Ini harapan besar agar ke depan Pangkalpinang bisa melahirkan atlet-atlet atletik luar biasa,” ujarnya.
Dessy menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan wadah awal penjaringan dan pembinaan atlet muda. Dari lintasan dan lapangan inilah potensi atlet masa depan dapat mulai dikenali dan diarahkan secara serius.
Dessy juga menyinggung keberhasilan Robi Sianturi, atlet Bangka Belitung peraih medali emas SEA Games Thailand 2025, sebagai bukti bahwa prestasi tingkat internasional bukan hal mustahil. Ia berharap kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para peserta yang bertanding.
“Mudah-mudahan dari kejuaraan ini muncul bibit-bibit baru yang bisa mengikuti jejak kakaknya yang sudah berprestasi,” tambahnya, memberi motivasi kepada para atlet muda yang hadir.
Lebih lanjut, Dessy menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mendukung pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, pemerintah akan menyiapkan program pengembangan yang terstruktur dan berkesinambungan.
“Kami akan membuat program-program pengembangan olahraga, tidak hanya atletik, tetapi juga renang, sepak bola, basket, dan cabang lainnya. Kami juga akan bekerja sama dengan komunitas-komunitas olahraga yang ada,” jelasnya.
Menurut Dessy, meningkatnya minat olahraga di kalangan anak muda Pangkalpinang merupakan fenomena positif yang harus dikelola dengan serius. Pemerintah tidak ingin potensi tersebut tumbuh tanpa arah dan pendampingan.
Target akhirnya pun jelas, yakni melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Pangkalpinang dan Bangka Belitung di level nasional hingga internasional. Bukan sekadar juara lokal, tetapi atlet yang mampu bersaing di panggung yang lebih tinggi.
Dengan semangat tersebut, Kejuaraan Babel Golden Track and Field 2025 menjadi lebih dari sekadar ajang adu cepat dan kuat. Ia menjelma sebagai etalase awal, tempat kemungkinan masa depan olahraga Bangka Belitung mulai berlari dan menemukan jalannya. (*/red)













