PANGKALPINANG, DAN – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Pangkalpinang mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama balita, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminal seperti penculikan anak. Kepala DPPPAKB Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi menegaskan bahwa perlindungan anak dimulai dari lingkungan keluarga. Karena itu, peran orang tua, baik ayah maupun ibu, sangat penting dalam menjaga aktivitas dan keselamatan anak, khususnya saat bermain atau beraktivitas di luar rumah.
“Imbauan ini merupakan tindakan pencegahan. Kami mengingatkan keluarga agar lebih memperhatikan anak-anaknya, terutama yang masih balita. Orang tua harus fokus menjaga aktivitas anak agar tidak menjadi korban penculikan atau tindak kriminal lainnya,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Agustu menambahkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang sebelumnya telah menyebarkan brosur imbauan bertajuk ‘Waspadai Penculikan Anak’ sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Brosur tersebut berisi pesan agar orang tua lebih aktif memantau pergaulan dan aktivitas anak serta segera melapor jika menemukan hal yang mencurigakan.
Lebih lanjut, Agustu menyebutkan bahwa dalam lima tahun terakhir belum ada laporan kasus penculikan anak yang diterima UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Pangkalpinang.
“Sampai saat ini belum ada laporan kasus penculikan anak di Pangkalpinang. Namun kami tetap mengimbau agar orang tua tidak lengah, karena pencegahan selalu lebih baik,” tegasnya.
Melalui peningkatan kesadaran dan kepedulian orang tua, DPPPAKB berharap lingkungan keluarga di Pangkalpinang dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak. (*/red)













