PANGKALPINANG, DAN – Komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui dukungan nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini menyalurkan bantuan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Intan Payong di Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, untuk meningkatkan kapasitas produksi aneka camilan yang mereka hasilkan.
Bantuan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan produksi dan kualitas produk agar pelaku usaha lokal semakin kompetitif di pasar yang lebih luas. Melalui dukungan ini, PT TIMAH Tbk berharap para pelaku UMKM dapat mandiri serta menjadi penggerak ekonomi di daerahnya.
Ketua KUBE Intan Payong, Hilda menceritakan usaha yang mereka rintis bersama lima perempuan lainnya telah berjalan hampir dua tahun. Mereka memproduksi berbagai jenis camilan, antara lain keripik kelapa, cakar ayam dari ubi jalur, keripik ubi jalar tiga rasa, kacang bawang, dan kerupuk tamban.
Menurut Hilda, kelompoknya terus berupaya membenahi rumah produksi serta menambah peralatan untuk menjaga kualitas produk. Namun, keterbatasan modal menjadi kendala dalam mengembangkan usaha mereka.
“Kami sudah punya rumah produksi tapi ada beberapa bagian yang masih belum layak, misalnya belum diplester. Peralatan yang kami gunakan juga masih seadanya dan terbatas. Tapi kami terus berusaha menjaga kualitas produk,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Ia mengaku bersyukur atas bantuan dari PT TIMAH Tbk karena memungkinkan mereka meningkatkan sarana produksi dan memperbaiki rumah produksi. Dalam sebulan, kelompok ini mampu memproduksi ratusan kilogram keripik berbagai varian.
“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari PT TIMAH Tbk ini kami bisa membenahi rumah produksi dan menambah alat produksi seperti kuali, kompor gas, serta spinner atau alat pengering minyak. Spinner kami yang lama sering error, padahal alat ini penting untuk menjaga kualitas produk,” tuturnya.
Hilda menambahkan, ini bukan kali pertama PT TIMAH Tbk memberikan perhatian kepada kelompoknya. Sebelumnya, mereka juga difasilitasi untuk berpartisipasi dalam Bazar UMKM HUT ke-49 PT TIMAH Tbk.
“Alhamdulillah waktu itu kami difasilitasi untuk jualan di pameran ulang tahun perusahaan. Jam 9 pagi dagangan kami sudah habis. Semoga nanti kami bisa kembali diajak PT TIMAH Tbk untuk promosi produk kami. Kami berharap PT TIMAH Tbk terus membina kami,” katanya.
Produk KUBE Intan Payong kini tidak hanya dipasarkan di Pulau Kundur, tetapi juga telah menembus wilayah Karimun dan masuk ke beberapa retail modern, toko oleh-oleh, serta toko lokal. “Sekarang kami sedang mengajukan HAKI untuk nama produk Intan Payong. Semoga dengan dukungan PT TIMAH Tbk kami bisa lebih maju lagi dan produksi kami meningkat karena alat-alat sudah bertambah,” ujarnya.
Sementara itu, Departemen Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan perusahaan melihat UMKM sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi daerah. Dukungan terhadap peningkatan kapasitas produksi menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“PT TIMAH Tbk berkomitmen untuk terus hadir mendukung pelaku UMKM agar bisa berkembang dan naik kelas. Melalui bantuan ini diharapkan para pelaku usaha dapat lebih maju, mandiri, memperluas pasar, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan sarana dan prasarana, PT TIMAH Tbk juga aktif mendampingi UMKM binaannya melalui berbagai pelatihan dan workshop, mulai dari manajemen keuangan hingga strategi pemasaran digital.
Melalui dukungan berkelanjutan ini, PT TIMAH Tbk terus berupaya mewujudkan kemandirian pelaku UMKM agar menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan komunitas lokal. (*/timah.com)













