BangkaBelitungDaerahFeaturePendidikan & Budaya

Beasiswa PT Timah Membuka Jalan Rindu Anak Belitung untuk Berani Bermimpi Lebih Jauh

×

Beasiswa PT Timah Membuka Jalan Rindu Anak Belitung untuk Berani Bermimpi Lebih Jauh

Sebarkan artikel ini

TAK semua remaja punya keberanian seperti Rindu Rifiani. Di usianya yang baru menginjak masa remaja, siswi asal Tanjungpandan, Belitung ini membuat keputusan besar, meninggalkan kampung halaman demi menuntut ilmu di tanah rantau. Ia bukan sekadar pindah sekolah, tapi merangkul perubahan besar dalam hidupnya sebagai penerima Beasiswa Pemali Boarding School PT Timah untuk Tahun Ajaran 2025/2026.

Rindu kini resmi menjadi bagian dari 37 pelajar terpilih yang akan menempuh pendidikan di SMAN 1 Pemali, Bangka, dan tinggal di Asrama Pemali Boarding School. Namun, yang membuat kisah Rindu begitu istimewa bukan hanya karena ia lolos seleksi, tetapi karena semua ini adalah buah dari inisiatif dan tekadnya sendiri.

Tak ada dorongan atau paksaan dari orang tua. Sebagai anak bungsu dalam keluarganya, Rindu justru yang aktif mencari informasi tentang beasiswa ini. Ia mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sabar dan tekun. Semua dilakukan dengan harapan bisa menempuh pendidikan berkualitas tanpa membebani ibunya.

“Rindu memang cari sendiri informasinya. Waktu tahu soal Pemali Boarding School, langsung semangat daftar. Alhamdulillah diterima. Rasanya senang sekali, Rindu nggak sabar pengin belajar dan punya banyak teman baru di sana,” katanya, senyumnya menyimpan semangat sekaligus haru.

Di matanya, merantau bukan sekadar berpindah tempat. Ini adalah awal dari jalan panjang yang ingin ia tapaki untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang produser film. Dunia sinema, bagi Rindu, adalah ruang ekspresi dan harapan, tempat di mana ia ingin memberi makna melalui cerita.

Dan di momen perpisahan itu, air matanya pun jatuh tak tertahan. Ia bersyukur, dan tak lupa menyampaikan terima kasih kepada PT Timah, yang telah membuka pintu menuju masa depannya.

“Terima kasih PT Timah, sudah memberikan kesempatan ini untuk Rindu. Semoga program ini terus ada supaya lebih banyak anak seperti Rindu bisa menggapai mimpi. Untuk Mama, doakan Rindu ya, semoga bisa membanggakan Mama,” ujarnya penuh haru.

Di sampingnya, sang ibu, Nia Sari, hanya bisa memeluk putri kecilnya yang kini mulai tumbuh menjadi sosok berani dan mandiri. Ia bangga, meski tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat harus melepas Rindu pergi jauh.

“Bangga sekali dengan Rindu. Dari awal memang dia yang bertekad ikut seleksi. Perasaannya campur aduk, bangga, haru, juga sedih karena anak bungsu saya harus jauh dari rumah,” tuturnya dengan mata berkaca.

Sudah lebih dari dua dekade, Beasiswa Pemali Boarding School menjadi komitmen nyata PT Timah untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Pendidikan berasrama bukan hanya soal akademik, tapi juga soal disiplin, nilai-nilai kepemimpinan, dan kemampuan hidup mandiri.

Dan di antara puluhan nama penerima beasiswa itu, kini ada satu nama yang membawa harapan dari Pulau Belitung—Rindu Rifiani. Langkah kecilnya hari ini adalah jejak besar untuk masa depan, dan PT Timah menjadi saksi awal dari cerita yang akan terus tumbuh. (*/timah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *