PANGKALPINANG, DAN – Polresta Pangkalpinang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Menumbing 2025 di halaman Mapolresta Pangkalpinang, Senin (23/6/2025). Apel ini menandai dimulainya rangkaian pengamanan Pemilihan Ulang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Tahun 2025, yang akan berlangsung selama 70 hari, mulai 26 Juni hingga 5 September 2025.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Gatot Yulianto yang memimpin apel, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada ulang ini menjadi perhatian nasional. Pasalnya, hanya terjadi di dua wilayah di Indonesia, yakni Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, yang menggelar pilkada ulang.
“Pilkada ulang 2025 ini bukan kerja biasa. Ini mencerminkan bahwa masyarakat kini semakin kritis dan selektif dalam memilih pemimpin. Tugas kita sebagai aparat keamanan adalah memastikan hak konstitusi masyarakat bisa terlaksana tanpa tekanan atau intimidasi,” tegasnya.
Kapolresta menegaskan bahwa Operasi Mantap Praja bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk nyata komitmen dan sinergi dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat dan aman. Sebanyak 1.256 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, di antaranya 427 personel dari kepolisian.
“Operasi ini merupakan semangat sinergi dan kolaborasi. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Terima kasih kepada TNI, Satpol PP, BPBD, serta seluruh elemen yang ikut mendukung pengamanan ini. Sinergitas ini membuktikan bahwa negara hadir untuk rakyat,” tambahnya.
Seluruh personel, lanjut Kapolresta, diminta memahami tugas pada setiap tahapan Pilkada. Anggota harus meningkatkan deteksi dini melalui intelijen dan tetap menjunjung netralitas serta penegakan hukum yang humanis.
“Kita harus waspadai isu hoaks, politik uang, serta potensi gangguan di media sosial. Pengamanan ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan kita menjaga stabilitas demokrasi,” tutupnya.
Apel juga dihadiri jajaran TNI, Satpol PP, BPBD, serta pejabat pemerintah daerah.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekti, menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh personel dalam menjaga keamanan Pilkada Ulang 2025.
“Apel ini bukan hanya seremoni, tetapi merupakan bentuk nyata kesiapan dan komitmen kita bersama dalam menjaga ketertiban umum serta keberlangsungan demokrasi di Pangkalpinang,” ujarnya.
Akhmad Subekti juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
“Suksesnya Pilkada bukan hanya tanggung jawab penyelenggara dan aparat keamanan, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Mari kita tolak segala bentuk provokasi, hoaks, dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah,” katanya.
Dengan optimisme tinggi, Akhmad Subekti berharap pelaksanaan Pilkada Ulang 2025 di Pangkalpinang akan berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, kita yakin Pilkada 2025 ini akan menjadi contoh baik pelaksanaan demokrasi yang damai dan bermartabat,” pungkasnya. (tim)













