PANGKALPINANG, DAN – Minimnya dukungan anggaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) menjadi sorotan utama Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dody Kusdian, saat menggelar reses masa sidang II tahun sidang I di LKSA Adh-Dhuha, Kelurahan Taman Bunga, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (17/5/2025). Dalam dialog bersama warga, dia mengungkapkan keprihatinannya terhadap alokasi anggaran UMKM yang dinilai tidak memadai.
Doddy mencontohkan, di Kabupaten Bangka, anggaran untuk sektor UMKM hanya sebesar Rp18 juta.
“Tentu ini sangat tidak cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan pelaku usaha,” ujar politisi PKS tersebut.
Tak hanya soal anggaran, Dody juga menekankan pentingnya pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan HAKI dan sertifikasi halal guna melindungi produk mereka secara hukum.
“Jangan sampai usaha kita sudah maju tapi diklaim pihak lain. HAKI itu penting agar usaha kita terlindungi. Begitu juga dengan sertifikasi halal yang mendukung kepercayaan konsumen,” tegasnya.
Reses yang juga dihadiri oleh perwakilan Bappeda Babel, Dinas Koperasi dan UMKM, Bank Sumsel Babel, Disparbudkepora, Biro Kesra, serta Lurah Taman Bunga ini menjadi ajang penyampaian langsung aspirasi masyarakat kepada wakil rakyat.
Dody menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk turun ke daerah pemilihan dan mendengarkan secara langsung kebutuhan serta permasalahan warga. Ia menyebutkan tiga tujuan utama reses, yakni menyerap aspirasi, menjelaskan tugas dan fungsi DPRD, serta mempererat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
“Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami pilah sesuai kewenangan provinsi dan diupayakan masuk dalam APBD tahun 2026 atau APBD Perubahan 2025 melalui SIPD,” jelasnya.
Dody juga menyinggung kondisi ekonomi Bangka Belitung yang saat ini mengalami perlambatan.
“Pertumbuhan ekonomi kita turun drastis dari 4% menjadi 0,9%. Ini tentu harus menjadi perhatian serius semua pihak,” imbuhnya.
Di akhir kegiatan, Dody mengajak masyarakat untuk aktif memberikan masukan agar kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran.
“Saya mohon dukungan, usulan, dan masukan dari bapak ibu semua. Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat,” tutupnya. (*/red)














