Bangka BaratBisnis & PariwisataDaerahFeature

Pempek Udang Ak Leho: Kisah Semangat Ibu-Ibu Belo Laut yang Bangkit Bersama PT Timah

×

Pempek Udang Ak Leho: Kisah Semangat Ibu-Ibu Belo Laut yang Bangkit Bersama PT Timah

Sebarkan artikel ini

AROMA khas pempek udang tercium menggoda di sudut Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, dari rumah produksi sederhana milik kelompok usaha yang dipimpin oleh Mersi. Pempek Udang Ak Leho, nama yang kini tak asing lagi di kalangan pecinta kuliner lokal, perlahan namun pasti menjelma menjadi ikon rasa dari pesisir Bangka Barat.

Usaha ini bermula dari dapur rumah Mersi, hanya untuk konsumsi keluarga dan tetangga sekitar. Namun seiring waktu, rasa gurih pempek udang kreasinya mulai dikenal luas dan pesanan pun berdatangan. Meski begitu, keterbatasan alat produksi, pemasaran, dan bahan baku sempat menjadi tantangan besar bagi kelompok kecil ini.

“Dulu kami hanya buat kalau ada waktu atau pesanan. Produksi kecil, jualnya juga harus kami tawarkan sendiri ke kantor-kantor pemerintahan,” kenang Mersi.

Namun titik balik datang ketika PT Timah hadir dan memberikan dukungan nyata. Tak hanya berupa peralatan seperti freezer, mesin penggiling, vacuum sealer, hingga rumah produksi, PT Timah juga turut mempromosikan produk mereka ke berbagai kalangan.

“Alhamdulillah sekarang kami bisa produksi lebih banyak dan rutin. Dengan adanya freezer, bahan baku bisa distok saat musim udang. Jadi meski di luar musim, produksi tetap jalan,” ujar Mersi penuh semangat.

Kini, Pempek Udang Ak Leho tak hanya hadir di meja makan keluarga, tapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak perempuan di sekitar Belo Laut. Mereka diajak terlibat, mulai dari mengupas udang hingga membantu proses produksi.

“Kami senang karena selain anggota kelompok, ibu-ibu di sekitar juga ikut terbantu. Ini bukan cuma usaha, tapi juga membuka lapangan kerja kecil bagi warga,” tambahnya.

Meski masih menghadapi tantangan seperti pemasaran yang belum maksimal dan fluktuasi ketersediaan bahan baku, Mersi dan kelompoknya tak surut semangat. Dukungan PT Timah menjadi energi baru bagi mereka untuk terus melangkah.

“Terasa sekali bedanya sebelum dan sesudah ada bantuan. Sekarang kami merasa punya tanggung jawab untuk maju, karena sudah dibantu. Kami ingin Pempek Udang Ak Leho tidak hanya dikenal di Bangka, tapi juga bisa jadi kebanggaan nasional,” harap Mersi.

Dari rumah-rumah kecil di tepi laut, Pempek Udang Ak Leho membawa cerita tentang perjuangan, kolaborasi, dan semangat perempuan desa yang ingin maju. Dan dengan sentuhan dukungan yang tepat, cita rasa lokal ini siap menembus pasar yang lebih luas. (*/timah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *