Pangkalpinang

Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025 untuk Benahi Tata Kelola Pertambangan

×

Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025 untuk Benahi Tata Kelola Pertambangan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Polda Babel resmi memulai Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025, sebuah upaya penertiban menyeluruh untuk memperbaiki tata kelola pertambangan timah di daerah itu. Gubernur Babel, Hidayat Arsani bersama jajaran Forkopimda mengikuti Apel Gelar Pasukan yang digelar di Halaman Mapolda Babel, Kamis (11/12/2025).

Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan bahwa operasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara benar dan bertanggung jawab.

“Operasi Tertib Tambang Menumbing Tahun 2025 ini sebenarnya bagian dari upaya yang kita lakukan baik dari Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh masyarakat yang mengharapkan proses-proses pelaksanaan pemanfaatan sumber daya alam di wilayah Kepulauan Babel itu agar bisa dilaksanakan dengan baik dan benar,” jelas Kapolda Viktor.

Dalam amanatnya, Kapolda Viktor menyampaikan pentingnya kerja sama seluruh pemangku kepentingan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tambang yang dijalankan sesuai aturan dapat memberi manfaat besar bagi negara, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan sumber daya alam yang baik akan menghasilkan nilai tambah yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan daerah.

Kapolda Viktor juga menyoroti bahwa aspek-aspek terkait pelaksanaan tambang dan segala dampaknya menjadi objek utama dalam operasi ini. Ia mengingatkan bahwa praktik pertambangan yang salah justru menimbulkan kerugian besar, termasuk bencana alam yang terjadi akibat pemanfaatan lingkungan yang tidak tepat.

Gubernur Hidayat Arsani sejalan dengan pernyataan Kapolda Viktor. Ia berharap operasi ini dapat menghasilkan tata kelola pertambangan yang lebih baik dan berkelanjutan. Menurutnya, ketika pertambangan dilaksanakan sesuai ketentuan, maka pendapatan yang diperoleh negara, pemerintah daerah, dan masyarakat juga akan meningkat. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *