PANGKALPINANG, DAN — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menandatangani berkas pengajuan insentif periode kedua bagi para ustadz dan ustadzah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang. Penandatanganan ini berlangsung di Masjid Kubah Timah Pangkalpinang, Sabtu (06/12/2025), sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 800 ustadz dan ustadzah dari seluruh Kota Pangkalpinang. Turut hadir Kepala Bagian Kesra dan Ketua DPD BKPRMI Kota Pangkalpinang yang menyaksikan langsung proses penandatanganan dokumen insentif tersebut.
Dalam sambutannya, Prof. Saparudin menyampaikan apresiasi mendalam kepada para tenaga pengajar yang dinilai telah mengabdikan diri dengan penuh ketulusan dalam memberikan ilmu agama kepada anak-anak. Ia menegaskan bahwa dedikasi para ustadz dan ustadzah menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda Pangkalpinang yang berakhlak mulia.
Wali kota juga menyoroti peran strategis para pendidik dalam membentengi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif di era digital yang sangat mudah diakses. Karena itu, ia mendorong agar para ustadz dan ustadzah terus bersikap tegas dan serius dalam mendidik, tanpa menghilangkan kelembutan serta keteladanan sebagai pengajar agama.
“Pendidikan karakter dan agama harus menjadi benteng pertama bagi anak-anak kita. Saya berharap perjuangan para ustadz dan ustadzah dapat menjadi pondasi kuat dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ujarnya.
Prof Udin menambahkan, pemberian insentif ini merupakan wujud perhatian pemerintah kota terhadap peran besar BKPRMI dalam pembinaan keagamaan dan pendidikan nonformal. Sinergi antara pemerintah dan para pengajar, menurutnya, perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di TPA dan TPQ.
Melalui penandatanganan pengajuan insentif periode kedua ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan kegiatan keagamaan serta peningkatan kompetensi para pengajar di seluruh wilayah kota. (*/red)














